NUSANTARA
Banjir Pekalongan, 254 Warga Masih Bertahan di Pengungsian
AKTUALITAS.ID – Akibat tanggul sisi timur Sungai Bremi yang berada di wilayah Pabean jebol pada Kamis (26/3/2026) dan mengalami kerusakan bangunan sekitar 15 meter dengan lebar tiga meter dan tinggi dua meter menyebabkan air sungai meluap dan menggenangi daratan di sekitar kawasan tersebut meskipun saat itu kondisi cuaca dilaporkan cerah tanpa hujan.
Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah menginformasikan sebanyak 254 warga terdampak banjir akibat jebolnya tanggul sungai Bremi di wilayah Pabean masih bertahan di lokasi pengungsian.
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan Budi Suheryanto, mengatakan bahwa penanganan tanggul sungai itu menunjukkan perkembangan positif dan kini masih dalam tahap perapian.
“Ratusan warga terdampak masih bertahan di lokasi pengungsian sambil menunggu kondisi genangan air benar-benar surut,” katanya di Pekalongan, Senin (30/3/2026).
Menurut dia, para pengungsi tersebar di beberapa lokasi, seperti di eks aula Kelurahan Kraton Kidul sebanyak 116 jiwa, aula Kelurahan Pasirkratonkramat 79 jiwa, TPQ Madinatul Ulum 50 jiwa, serta aula Kecamatan Pekalongan Barat sembilan jiwa.
“Namun, alhamdulillah tanggul Pabean sudah diperbaiki, tinggal dirapikan saja. Mudah-mudahan tidak jebol lagi dan kini tinggal menunggu air surut di wilayah Pasirsari dengan menggunakan bantuan pompa air,” katanya.
Ia mengatakan masyarakat mulai mengungsi sejak Jumat pekan lalu menyusul meningkatnya debit air yang menggenangi pemukiman warga di wilayah Pasirsari, Kelurahan Pasirkratonkramat.
Menurut dia, dalam penanganan kejadian ini, pemkot bersama berbagai pihak telah melakukan sejumlah upaya, seperti melakukan monitor dan patroli kesiapsiagaan, evakuasi warga terdampak, serta asesmen dampak genangan banjir.
“Selain itu, kami melakukan koordinasi lintas sektor guna mengoptimalkan penanganan darurat secara terpadu,” katanya.
Ia menambahkan pemerintah bersama TNI, Polri, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta sukarelawan juga mengaktifkan posko kebencanaan, menyediakan layanan data dan informasi, serta memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi, termasuk logistik dan layanan kesehatan.
(Ari Wibowo/goeh)
-
NASIONAL17/08/2026 06:00 WIBIstana Minta Kantor Buka Opsi WFH 18 Agustus
-
RIAU17/08/2026 14:30 WIBMomen Haru Personel Polres Pelalawan Peringati HUT RI di Tengah Karhutla
-
DUNIA17/08/2026 15:00 WIBIran Gantung Pria Dukung Israel-AS
-
POLITIK17/08/2026 07:00 WIBMenko Polkam Peringatkan Pembuat Onar di Aceh & Papua
-
POLITIK17/08/2026 16:00 WIBDasco: Indonesia Emas Bukan Sekadar Mimpi
-
Berita17/08/2026 10:00 WIBPresiden Prabowo Pimpin Upacara HUT RI ke-81
-
OASE17/08/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Tegas Haramkan Judi
-
DUNIA17/08/2026 08:00 WIBMoskow Diserbu 600 Drone Ukraina Semalam

















