DUNIA
Telegram Jadi Radar Serangan Rusia di Ukraina
AKTUALITAS.ID – Di tengah gempuran rudal balistik dan drone Rusia yang mampu menghantam Kyiv hanya dalam hitungan menit, warga Ukraina kini menggantungkan hidup pada aplikasi perpesanan Telegram. Lewat saluran independen seperti Aeris Rimor, informasi ancaman udara disebarkan secara real-time untuk menutupi jeda waktu peringatan resmi pemerintah.
Di balik saluran beranggotakan 150 ribu pengikut tersebut, berdiri seorang pemuda berusia 19 tahun dengan nama samaran ‘Esko’. Melalui akses khusus ke peta pemantauan langsung milik pertahanan udara Ukraina, Esko mampu memetakan pergerakan titik merah—tanda rudal dan drone musuh—sebelum suara ledakan memecah malam.
“Oh, ada rudal menuju Kyiv,” cetus Esko saat memantau layar di kediamannya, seperti dilaporkan AFP. Dalam hitungan detik, ia mengirim notifikasi darurat: “TARGET KYIV!”, lengkap dengan perkiraan waktu impak dan distrik sasaran.
Operasi pemantauan Esko berada di wilayah abu-abu hukum karena memanfaatkan data intelijen mentah dari kontak internal militer. Namun, mengingat ancaman rudal balistik Rusia yang hanya butuh waktu tiga menit setelah sirene berbunyi, pihak otoritas memilih menutup mata.
Juru bicara Angkatan Udara Ukraina, Yuri Ignat, mengonfirmasi toleransi pihak militer terhadap saluran-saluran sipil ini.
“Kami tidak bisa melarang mereka. Mereka ada, mereka memberikan informasi kepada masyarakat, dan bagi sebagian orang hal itu memang memudahkan,” ujar Ignat, sembari mengingatkan agar para pengelola saluran tidak membocorkan data sensitif yang bisa dimanfaatkan musuh.
Bagi warga lokal seperti Kateryna Reshetnyk (34), analisis dari saluran Telegram Esko menjadi penentu keputusan hidup dan mati: bertahan di apartemen atau mengungsi ke stasiun bawah tanah.
“Anda hanya mengandalkan intuisi dan naluri untuk bertahan hidup,” kata Reshetnyk yang memboyong keluarganya tidur di stasiun metro. (Mun)
-
NASIONAL17/08/2026 06:00 WIBIstana Minta Kantor Buka Opsi WFH 18 Agustus
-
RIAU17/08/2026 14:30 WIBMomen Haru Personel Polres Pelalawan Peringati HUT RI di Tengah Karhutla
-
DUNIA17/08/2026 15:00 WIBIran Gantung Pria Dukung Israel-AS
-
RAGAM16/08/2026 23:00 WIBNASA: Bulan Tak Lagi Sedekat Dulu dengan Bumi
-
NUSANTARA16/08/2026 23:30 WIBPutusan Pengerukan Tanjung Perak, Pakar Hukum Pertanyakan Konstruksi Hukum
-
POLITIK17/08/2026 07:00 WIBMenko Polkam Peringatkan Pembuat Onar di Aceh & Papua
-
Berita17/08/2026 10:00 WIBPresiden Prabowo Pimpin Upacara HUT RI ke-81
-
POLITIK17/08/2026 16:00 WIBDasco: Indonesia Emas Bukan Sekadar Mimpi

















