POLITIK
Megawati: Biaya Pemilu Mahal Itu Aneh
AKTUALITAS.ID – Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, mengkritik wacana mengubah sistem pemilihan presiden langsung menjadi tak langsung.
Dalam orasi ilmiah di Universitas Borobudur, Sabtu (2/5/2026), Megawati menegaskan bahwa Indonesia adalah negara republik yang menjadi milik publik, bukan individu atau kelompok tertentu. “Republik Indonesia ini adalah milik kita semua. Bagaimana sih?” ujarnya.
Megawati menyoroti alasan biaya tinggi yang kerap dijadikan dasar untuk mengubah sistem pemilu. “Hanya karena katanya sekarang biayanya banyak. Loh, kenapa tahun 1955 bisa? Keadaannya tenang-tenang saja, rakyatnya tenang saja. Kalau sekarang dibilang biayanya besar, itu aneh bagi saya,” tegasnya.
Menurut Megawati, sistem pemilu langsung adalah amanat reformasi yang memberikan legitimasi kuat kepada pemimpin. Ia menekankan bahwa presiden yang dipilih langsung oleh rakyat tidak boleh membuka ruang kompromi terhadap pelanggaran konstitusi, terutama yang dapat menurunkan kedaulatan politik dan ekonomi bangsa.
Pernyataan Megawati ini menambah sorotan publik terhadap wacana perubahan sistem pemilu yang dinilai berpotensi mengurangi partisipasi rakyat dalam menentukan pemimpin secara langsung. (Bowo/Mun)
-
JABODETABEK03/05/2026 09:30 WIBBocah Cipondoh Diduga Dilecehkan Usai Dicekoki Miras
-
EKBIS03/05/2026 11:30 WIBEmas Antam Bertahan Rp 2,796 Juta per Gram
-
OTOTEK03/05/2026 10:30 WIBMerasa Diintai Google? Ikuti Cara Ini Biar Langsung Aman
-
PAPUA TENGAH03/05/2026 20:00 WIBDanrem 173/Praja Vira Braja Tinjau Kesiapan Wilayah Teritorial di Makodim 1714/PJ
-
PAPUA TENGAH03/05/2026 16:00 WIBPolisi Buru Tiga Terduga Pelaku Penganiayaan Maut di Belakang Grapari Timika
-
NASIONAL03/05/2026 11:00 WIBAmien Rais Tantang Bukti ke Pengadilan Usai Dituding Fitnah Teddy
-
NASIONAL03/05/2026 14:00 WIBEnam Poros Kekuatan Siap Bentrok di Muktamar NU
-
NASIONAL03/05/2026 10:00 WIBMegawati Pertanyakan Sidang Militer Kasus Andrie Yunus

















