Connect with us

DUNIA

Trump Sesumbar AS Segera Taklukkan Iran dalam 2 Pekan

Aktualitas.id -

Presiden Amerika Serikat Donald Trump, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan pernyataan yang memicu perhatian dunia internasional. Di tengah meredanya konflik antara Iran dan Israel, Trump justru mengklaim Amerika Serikat akan segera mendeklarasikan “kemenangan total” atas Iran dalam waktu dua pekan ke depan.

Pernyataan itu muncul hanya beberapa saat setelah Iran dan Israel sepakat menghentikan serangan balasan yang sempat memicu kekhawatiran pecahnya perang lebih luas di Timur Tengah.

“Kami adalah tim yang sangat tangguh. Saya pikir kami memenangkan pertarungan itu, tetapi kita benar-benar akan memenangkannya dalam dua minggu ke depan ketika kami menyatakan kemenangan total,” kata Trump.

Ia bahkan menegaskan kemenangan tersebut akan menjadi kemenangan penuh yang menurutnya akan berdampak langsung terhadap stabilitas pasar energi dunia.

BACA JUGA  Rusia Isyaratkan Bantuan Militer untuk Iran di Tengah Perang

“Ini akan menjadi kemenangan total. Ini akan segera terjadi, dan harga minyak akan turun,” ujar Trump seperti dikutip Anadolu Agency.

Pernyataan tersebut langsung menjadi sorotan karena disampaikan di tengah situasi yang masih rapuh pasca-gencatan senjata antara Iran dan Israel.

Sebelumnya, pemerintah Iran mengumumkan penghentian operasi militernya terhadap Israel. Namun Teheran juga memberikan peringatan keras bahwa respons yang lebih besar dapat dilakukan apabila Israel melanjutkan operasi militer terhadap Hizbullah di Lebanon.

Militer Iran bahkan menegaskan bahwa Israel dan para sekutunya seharusnya belajar dari respons yang telah diberikan Teheran dalam beberapa hari terakhir.

Ketegangan kembali meningkat setelah Israel melancarkan serangan udara ke Beirut, Lebanon, meski gencatan senjata regional masih berlangsung. Serangan tersebut memicu reaksi Iran yang kemudian meluncurkan rudal ke wilayah utara Israel.

BACA JUGA  Spanyol Blokir Jet Tempur AS Menuju Iran

Aksi saling serang itu sempat memunculkan kekhawatiran bahwa kawasan Timur Tengah kembali berada di ambang konflik besar yang melibatkan banyak negara.

Namun setelah meningkatnya tekanan diplomatik, Amerika Serikat dan Israel disebut mengirimkan pesan kepada Iran bahwa tidak akan ada serangan lanjutan apabila Teheran menghentikan serangan balasan.

Trump sendiri secara terbuka menyerukan penghentian konflik melalui platform Truth Social. Ia meminta Iran dan Israel segera menghentikan pertempuran demi mencegah eskalasi yang lebih luas.

Meski demikian, pernyataan terbaru Trump tentang “kemenangan total” atas Iran memunculkan berbagai spekulasi mengenai arah kebijakan Washington ke depan. Hingga saat ini belum ada penjelasan rinci dari Gedung Putih mengenai bentuk kemenangan yang dimaksud maupun langkah konkret yang akan dilakukan dalam dua pekan mendatang.

BACA JUGA  Intelijen AS Sebut Pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Kritis di Qom

Di sisi lain, para pengamat menilai stabilitas kawasan masih sangat rentan. Ancaman balasan dari Iran, sikap keras Israel terhadap Hizbullah, serta keterlibatan Amerika Serikat membuat risiko gejolak geopolitik belum sepenuhnya hilang.

Dengan harga minyak dunia yang masih bertahan di level tinggi dan situasi keamanan kawasan yang belum benar-benar stabil, dunia kini menunggu apakah klaim kemenangan Donald Trump akan menjadi kenyataan atau justru memicu babak baru ketegangan di Timur Tengah. (Mun)

TRENDING