Connect with us

DUNIA

Helikopter Wapres Zambia Jatuh Saat Kampanye Pemilu

Aktualitas.id -

Ilustrasi, dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Suasana kampanye pemilihan umum (pemilu) di Zambia mendadak berubah mencekam setelah helikopter yang membawa Wakil Presiden Zambia Mutale Nalumango jatuh hanya beberapa saat setelah lepas landas di Kota Nakonde, Kamis (9/7/2026).

Meski helikopter mengalami kerusakan berat, Nalumango bersama tujuh orang lainnya dilaporkan selamat tanpa mengalami luka serius.

Insiden tersebut terjadi setelah Wakil Presiden menghadiri agenda kampanye menjelang pemilu nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Agustus 2026.

Menceritakan pengalamannya, Nalumango mengatakan helikopter baru berada di udara selama sekitar satu hingga dua menit sebelum akhirnya jatuh.

“Setelah kami lepas landas, saya tidak tahu apakah itu satu atau dua menit … lalu kami jatuh,” ujar Nalumango kepada Diamond TV.

BACA JUGA  Seperti SBY di 2009, Denny JA: Selamat Datang Presiden Baru Prabowo-Gibran

Ia memastikan seluruh penumpang berhasil selamat.

“Kami ada delapan orang dan semuanya baik-baik saja,” katanya.

Usai kecelakaan, Nalumango langsung menjalani pemeriksaan medis di rumah sakit. Hasil pemeriksaan menyatakan kondisinya baik dan ia telah diperbolehkan pulang.

Hingga kini, penyebab kecelakaan masih belum diumumkan secara resmi. Otoritas Zambia masih menyelidiki insiden tersebut.

Foto-foto yang beredar di media sosial memperlihatkan helikopter Angkatan Udara Zambia berwarna putih dalam kondisi terguling di sisi badan pesawat dengan kerusakan cukup parah. Dari dokumentasi yang beredar, helikopter itu tampak berada di area pepohonan dan diduga sempat menghantam pohon sebelum berhenti.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya aktivitas politik menjelang pemilu Zambia.

BACA JUGA  Usul Pemilu 15 Mei 2024, PKS: Pemerintah Harus Terlebih Dahulu Komikasi Dengan KPU

Negara di kawasan Afrika bagian selatan itu dijadwalkan menggelar pemungutan suara pada 13 Agustus 2026. Presiden Hakainde Hichilema diperkirakan kembali maju dan berpeluang meraih masa jabatan kedua berdasarkan berbagai proyeksi politik yang berkembang.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kecelakaan helikopter yang membawa orang nomor dua di Zambia tersebut menjadi perhatian publik dan diperkirakan akan mendorong evaluasi terhadap aspek keselamatan penerbangan bagi pejabat negara selama masa kampanye pemilu. (Mun)

TRENDING