EKBIS
Rupiah Stagnan di Rp17.980/USD
AKTUALITAS.ID – Mata uang Garuda bikin jantung investor naik turun hari ini, Jumat (17/7/2026), rupiah mengawali perdagangan dengan gaya cuek: stagnan di Rp17.980/US$. Tidak bergerak sama sekali menurut Refinitiv. Flat. Anteng. Setelah kemarin bikin heboh menguat tajam 0,44% dan berhasil jebol ke bawah Rp18.000.
Data Bloomberg pukul 09.05 WIB di pasar spot bahkan catat rupiah menguat tipis 6 poin (0,03%) ke Rp17.980. Sementara analisis Doo Financial Futures catat menguat 0,02% ke Rp17.983. Beda data, satu kesimpulan: Garuda lagi tahan napas.
Di sisi lain, musuhnya, indeks dolar AS (DXY) lagi santai di posisi 100,753 pukul 09.00 WIB. Setelah kemarin naik 0,28%. Dolar stabil, rupiah pun ikut ngerem.
Kenapa bisa stagnan? Analis bilang ekuitas mulai stabil, dana asing mulai balik masuk. Investor asing yang kemarin kabur, kini ngintip lagi masuk ke Indonesia. Itu yang bikin rupiah kemarin bisa ngamuk dari Rp18.000-an ke Rp17.986, menguat 82 poin (0,45%).
Tapi jangan senang dulu. Pagi ini rupiah melawan arus Asia. Saat mayoritas mata uang Asia tumbang, rupiah malah coba bertahan hijau.
Ringgit Malaysia jadi yang paling babak belur, anjlok 0,22%. Baht Thailand ambles 0,16%. Dolar Taiwan -0,15%. Dolar Singapura dan Yen Jepang sama-sama -0,05%. Yuan China -0,04%. Dolar Hong Kong -0,008%. Semua merah.
Hanya dua jagoan yang hijau: Won Korea melesat 0,16% (versi Doo) / 0,12% (versi pagi), dan Peso Filipina naik 0,04%. (Firman/Mun)
-
POLITIK16/07/2026 14:00 WIBAria Bima: Kuota 30 Persen Perempuan Jadi PR Besar Parpol
-
RIAU16/07/2026 18:35 WIBPemuda Kampar Diduga Tenggelam Usai Standing di Jembatan Rantau Berangin
-
POLITIK16/07/2026 13:38 WIBKritik Standar Ganda DKPP, JPPR Desak Tio Aliansyah Dinonaktifkan Sementara
-
EKBIS16/07/2026 20:00 WIBDari Aset Jiwasraya ke IPO COIN, Ekonom Pertanyakan Tata Kelola dan Transparansi Pemilik Manfaat
-
NASIONAL16/07/2026 21:00 WIBAkhir Juli, Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Pajak JHT dan Outsourcing
-
EKBIS16/07/2026 23:35 WIBIndodax Langgar Aturan OJK dan Bappebti, Polri: Bisa di Pidana
-
NASIONAL16/07/2026 15:00 WIBMandat Komnas Perempuan Diperluas, Rieke: Perlindungan Korban Masih Belum Optimal
-
OTOTEK16/07/2026 22:00 WIBGIIAS 2026 Jadi Arena Mobil Listrik Baru,

















