Connect with us

DUNIA

Netanyahu: Serang Iran Tak Butuh Restu Washington

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengisyaratkan negaranya dapat mengambil tindakan militer secara sepihak terhadap Iran apabila dinilai diperlukan untuk menjaga keamanan nasional. Pernyataan itu muncul ketika Amerika Serikat masih berupaya menempuh jalur diplomatik guna mencapai kesepakatan dengan Teheran.

Netanyahu menegaskan bahwa pemerintah Israel tetap berkomitmen mencegah Iran memperoleh senjata nuklir. Menurutnya, pernyataan pejabat tinggi Iran mengenai program nuklir menjadi alasan bagi Israel untuk tetap waspada.

“Kami mendengar hari ini komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Ahmad Vahidi, menyatakan bahwa Iran berniat untuk terus mengembangkan senjata nuklir,” kata Netanyahu.

“Sebagai Perdana Menteri Israel, saya bertekad mencegah Iran memperoleh senjata nuklir,” lanjutnya.

BACA JUGA  Netanyahu: Gencatan Senjata Iran Bisa Runtuh Kapan Saja

Dalam pernyataannya, Netanyahu menyebut Amerika Serikat sebagai sekutu utama Israel. Namun, ia juga menegaskan bahwa pemerintahannya siap mengambil langkah yang dianggap perlu demi melindungi keamanan negara.

Pernyataan tersebut muncul ketika Qatar mengungkap bahwa proses mediasi antara Amerika Serikat dan Iran masih berlangsung. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al-Ansari, mengatakan kedua pihak telah memasuki tahap lanjutan dengan saling bertukar rancangan proposal dalam upaya mencari penyelesaian diplomatik.

Menurut Al-Ansari, pembicaraan masih terus dilakukan bersama seluruh pihak yang terlibat untuk mencari solusi yang dapat diterima.

Sebelumnya, Qatar bersama Pakistan terlibat dalam upaya mediasi antara Washington dan Teheran. Proses tersebut sempat menghasilkan nota kesepahaman pada pertengahan Juni, namun pembicaraan kemudian mengalami hambatan akibat perbedaan pandangan mengenai isu keamanan maritim dan kebebasan navigasi di Selat Hormuz.

BACA JUGA  Tutup Jalan Utama Tel Aviv, Ribuan Orang Tuntut Netanyahu Mundur

Di sisi lain, konflik yang berlangsung sejak awal tahun terus memperburuk situasi keamanan di kawasan. Otoritas Iran menyatakan perang yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel telah menimbulkan ribuan korban jiwa di wilayah Iran.

Ketegangan juga meningkat setelah Iran melancarkan serangan terhadap sejumlah lokasi yang disebut sebagai aset militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah sebagai respons atas serangan yang diterimanya.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Iran yang secara khusus menanggapi pernyataan terbaru Netanyahu mengenai kemungkinan tindakan militer sepihak tersebut.

Situasi ini menunjukkan bahwa meskipun jalur diplomatik masih berlangsung, ketegangan antara Israel dan Iran tetap tinggi. Setiap perkembangan baru berpotensi memengaruhi stabilitas keamanan kawasan dan proses negosiasi yang sedang diupayakan berbagai pihak. (Mun)

BACA JUGA  Drone Houthi Hantam Bandara Arab Saudi

TRENDING