Connect with us

DUNIA

Drone Houthi Ledakkan Kilang Minyak Saudi

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Eskalasi konflik di Timur Tengah kembali mencapai titik didih yang sangat mengkhawatirkan. Kelompok pemberontak Houthi asal Yaman resmi melancarkan serangan udara mematikan yang menghantam kilang minyak raksasa milik Arab Saudi di pesisir Laut Merah bagian selatan, Selasa (18/8/2026).

Menggunakan armada drone tempur buatan Iran, Houthi secara membabi buta menyasar fasilitas vital milik perusahaan minyak terkemuka, Aramco, yang berlokasi di wilayah strategis Jazan. Serangan terbuka ini diluncurkan sebagai balasan mematikan atas penerbangan jet tempur koalisi Saudi di atas langit Saada dan Hajjah, Yaman.

“Houthi menargetkan kilang Aramco di Jazan dengan sejumlah drone… sebagai tanggapan atas pelanggaran wilayah udara,” rilis kantor berita resmi Houthi, Saba, mengutip sumber militer senior pada Selasa (18/8/2026).

BACA JUGA  Moskow Bantu Iran dengan Drone Shahed Canggih

Konflik sipil Yaman yang telah berlangsung lebih dari satu dekade kini melebar menjadi perang regional yang mengerikan. Setelah secara sepihak membatalkan gencatan senjata 2022 pada Juli lalu, kelompok Houthi yang mendapat sokongan penuh dari Teheran langsung mengumumkan blokade maritim total terhadap kapal-kapal tanker Arab Saudi yang melintas di Laut Merah.

Aksi nekad Houthi ini kian memanas setelah pendaratan pesawat militer Iran di Sanaa bulan lalu memicu gempuran balasan dari koalisi Saudi. Sebagai respons balik, Houthi tidak hanya menyasar jalur pelayaran internasional, tetapi juga mulai melumpuhkan jantung perekonomian Riyadh melalui pengeboman kilang minyak.

Situasi kian kritis lantaran gempuran Houthi di Laut Merah berlangsung bersamaan dengan blokade ketat Iran di Selat Hormuz. Kombinasi serangan ini memicu kepanikan pasar energi global dan memperuncing konfrontasi panas antara Washington, Riyadh, dan Teheran di ambang perang terbuka. (Mun)

BACA JUGA  Drone Canggih Hizbullah Bikin Israel Panik

TRENDING