Connect with us

DUNIA

8 Tewas! Banjir Bandang Sapu Desa dan Infrastruktur Nepal

Aktualitas.id -

Ilustrasi banjir, dok: aktalitas.id

AKTUALITAS.ID – Bencana mematikan menerjang wilayah utara Nepal. Banjir bandang disertai lumpur menerjang kawasan pegunungan Himalaya dan menyapu bersih pemukiman warga, infrastruktur jembatan, hingga proyek pembangkit listrik. Sedikitnya delapan orang dilaporkan tewas, sementara otoritas setempat memperingatkan potensi lonjakan korban jiwa yang jauh lebih besar.

Dampak terparah melanda wilayah Syapru Besi dan Timure di Distrik Rasuwa, yang dihuni sekitar 50.000 jiwa. Terjangan air bah secara mendadak membuat kepanikan massal tak terhindarkan.

“Semuanya terjadi tiba-tiba. Kami mendengar suara sangat keras, mirip letusan gunung berapi. Orang-orang berteriak dan berlarian menyelamatkan diri,” ungkap seorang saksi mata, mengutip portal berita lokal Onlinekhabar.

Upaya evakuasi melintasi medan berat membentur kendala besar. Juru bicara militer Nepal, Raja Ram Basnet, menyebut helikopter penyelamat belum mampu mendarat di titik lokasi akibat tingginya luapan air. Administrator Distrik Rasuwa, Narendra Piyar, merilis imbauan darurat agar seluruh warga di sepanjang bantaran Sungai Bhote Koshi segera menyingkir ke dataran lebih tinggi.

BACA JUGA  BMKG Dorong Akademisi dan Pakar Cari Terobosan Sistem Peringatan Dini Tsunami Non Tektonik

Perdana Menteri Nepal Balendra Shah memobilisasi penuh personel militer dan kepolisian untuk menggelar operasi penyelamatan darurat. “Instruksi telah dikeluarkan untuk memindahkan warga dari dataran rendah. Masyarakat di sepanjang aliran sungai wajib ekstra waspada,” tegas Shah.

Hingga kini penyebab pasti gelombang banjir belum terkonfirmasi, meski dugaan kuat mengarah pada pengosongan danau glasial di kawasan Himalaya. Tak hanya Nepal, terjangan bencana ini melintasi perbatasan hingga melumpuhkan jaringan komunikasi, akses jalan, dan memicu tanah longsor di wilayah Gyirong, Tibet. Pihak berwenang China mengonfirmasi adanya korban jiwa serta hilang di wilayah perbatasan tersebut. (Mun)

TRENDING