Connect with us

RIAU

Turnamen Menembak Bengkalis Berakhir Damai & Sportif

Aktualitas.id -

Turnamen Menembak Bengkalis Berakhir Damai & Sportif

AKTUALITAS.ID – Turnamen Menembak Senapan Angin Uklik dan PCP yang digelar PERBAKIN Kabupaten Bengkalis dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia resmi berakhir, Minggu (30/8/2026).

Ajang yang berlangsung di Stadion M Ali, Bengkalis, itu tidak hanya menjadi arena kompetisi untuk menguji ketepatan para atlet. Lebih dari itu, turnamen tersebut menjelma menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan kembali komunitas olahraga menembak dari sejumlah daerah.

Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh keakraban. Atlet serta klub dari empat kabupaten/kota turut ambil bagian bersama klub-klub menembak yang ada di Kabupaten Bengkalis.

Perwakilan dari Kabupaten Siak, Rokan Hilir, Kepulauan Meranti, dan Kota Dumai hadir dalam ajang tersebut. Kehadiran mereka memberi warna tersendiri sekaligus memperkuat ikatan persaudaraan antarwilayah.

Ketua PERBAKIN Bengkalis, Ruby Handoko atau yang akrab disapa Akok, mengaku bersyukur atas suksesnya penyelenggaraan turnamen tersebut.

“Alhamdulillah, turnamen ini berjalan sukses dan penuh keakraban. Kehadiran empat Pengkab/Kota tersebut bagaikan orang tua merindukan anaknya untuk pulang ke rumah,” ujar Akok.

Menurutnya, semangat utama turnamen bukan semata-mata mencari siapa yang paling tepat membidik sasaran. Ajang tersebut juga menjadi kesempatan untuk bertukar gagasan dan membangun kerja sama demi kemajuan olahraga menembak di masing-masing daerah.

BACA JUGA  Bupati Kasmarni Kunjungi Desa Bantan Timur, Perkuat Pendidikan Ramah Anak dan Pemberdayaan Perempuan.

Akok juga menyampaikan pesan kepada daerah lain yang belum sempat diundang dalam penyelenggaraan tahun ini.

Ia berharap kesempatan berikutnya dapat mempertemukan lebih banyak komunitas dan atlet dalam satu arena yang lebih besar.

“Kepada daerah-daerah lain yang belum sempat kami undang, mohon jangan berkecil hati. Ibaratnya seperti keluarga besar yang belum sempat berkumpul di pertemuan pertama, bukan berarti tidak diharapkan,” katanya.

Ia berharap turnamen serupa dapat terus berkembang dan menjadi wadah pembinaan bagi atlet-atlet berbakat, khususnya generasi muda di daerah.

Kesuksesan turnamen juga ditandai dengan lahirnya kekuatan baru di tingkat komunitas. Pada momen pembukaan, Darjaw Shooting Club (DJSC) Desa Air Putih resmi dikukuhkan.

Amir Fauzan dipercaya memimpin DJSC sebagai ketua untuk periode 2026-2030. Kehadiran klub tersebut diharapkan memperluas pembinaan olahraga menembak hingga ke tingkat desa sekaligus membuka ruang bagi munculnya bibit-bibit atlet baru dari Bengkalis.

BACA JUGA  Polsek Bengkalis Kawal Pertanian Jagung untuk Dukung Swasembada Pangan

Ketua Panitia Pelaksana, Majrul, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen.

Menurutnya, kerja sama panitia, peserta, donatur, serta dukungan berbagai pihak menjadi kunci terselenggaranya kegiatan dengan lancar.

PERBAKIN Bengkalis juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis, Dinas Disbudparpora, Polres Bengkalis, seluruh peserta, panitia, dan para donatur yang telah mendukung turnamen tersebut.

Sementara itu, persaingan di sejumlah kelas berlangsung ketat. Atlet asal Siak tampil menonjol pada kelas Benchrest dan Multi Range.

Pada kelas Benchrest, Rafa dari Siak keluar sebagai juara pertama, disusul Eka dari Dumai di posisi kedua dan Supardi dari Siak di posisi ketiga.

Di kelas Multi Range, M Rafa dari Siak berhasil merebut posisi teratas. Nurul, juga dari Siak, menempati posisi kedua, sementara Sutan dari Dumai berada di urutan ketiga.

Atlet tuan rumah Bengkalis tampil dominan pada kelas 17 meter dan 10 meter. Kiki menjadi juara kelas 17 meter, diikuti Irvan dan Aidil.

Sementara pada kelas 10 meter, Irvan berhasil merebut juara pertama. Kiki berada di posisi kedua dan Yulas menempati urutan ketiga.

BACA JUGA  Kurangi Ketergantungan Migas, Wabup Bengkalis Andalkan Ekspor Komoditas Lokal

Pada kelas hiburan ketapel atau slingshoot, Andi SB dari Bengkalis keluar sebagai juara pertama, disusul Udin dari Dumai dan Bahrin dari Bengkalis.

Akok mengucapkan selamat kepada para pemenang dan meminta peserta yang belum berhasil menjadikan turnamen ini sebagai pengalaman untuk terus meningkatkan kemampuan.

“Selamat kepada para juara, semoga ke depannya semakin baik. Bagi yang belum berhasil, jadikan ini pengalaman untuk terus berlatih. Sesungguhnya kekalahan hari ini adalah kemenangan yang tertunda di masa depan,” pungkasnya.

Dengan berakhirnya turnamen, kompetisi boleh selesai, tetapi pekerjaan rumah pembinaan atlet justru baru dimulai. Kehadiran klub baru dan semakin eratnya hubungan antar komunitas menjadi modal penting bagi Bengkalis untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi.

Di Stadion M Ali, yang dipertandingkan memang ketepatan membidik sasaran. Namun, kemenangan terbesar turnamen ini adalah ketika olahraga berhasil menyatukan daerah, mempertemukan kembali sahabat lama, dan membuka jalan bagi lahirnya generasi atlet berikutnya. (Apri/Mun)

TRENDING