Connect with us

Berita

Murid Asal Papua Selatan Betah di Sekolah Rakyat, Libo Ingin Jadi Tentara untuk Membela Negara

Aktualitas.id -

Liborius Konayop, 13 tahun, atau akrab disapa Libo. AKTUALITAS.ID/Andrey

AKTUALITAS.ID – Liborius Konayop, 13 tahun, atau akrab disapa Libo, mengaku senang bisa melanjutkan pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi, Cikarang, Jawa Barat. Murid kelas VII SMP asal Merauke, Papua Selatan itu merasa nyaman dengan lingkungan sekolah, guru, dan teman-teman barunya meski baru sepekan tinggal di asrama.

“Saya sangat senang sekolah di sini karena sekolahnya gratis, enggak pakai bayar,” kata Libo saat ditemui di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi, Cikarang, Jawa Barat.

Libo mengaku mengetahui Sekolah Rakyat setelah diajak kakaknya yang berprofesi sebagai anggota TNI. Keberadaan sang kakak juga menginspirasi Libo untuk menentukan cita-cita. Ia ingin mengikuti jejak kakaknya menjadi tentara agar bisa ikut membela negara.

“Kalau saya mau ikut jejak abang saya jadi tentara juga. Saya mau membela negara,” ujarnya.

BACA JUGA  100 Sekolah Rakyat Siap Beroperasi Juli 2025

Baru sepekan menjalani kehidupan di sekolah berasrama, Libo mengaku sudah mulai beradaptasi dengan lingkungan barunya. Ia bisa berkenalan dan berinteraksi dengan murid-murid lain yang berasal dari berbagai daerah. Menurut dia, teman-teman dan para guru di sekolah tersebut bersikap baik sehingga membuatnya merasa nyaman.

Kegiatan sehari-hari Libo dimulai sejak pagi. Setelah bangun tidur, ia mandi, menyikat gigi, bersiap-siap, sarapan, kemudian mengikuti kegiatan belajar di sekolah. Setelah pelajaran selesai, ia kembali menjalani aktivitas di asrama.

Kehidupan di asrama juga membuat Libo belajar lebih mandiri. Ia mengaku sudah terbiasa menyapu kamar dan mengurus pakaiannya sendiri. Dalam satu kamar, ia tinggal bersama 12 murid lainnya.

BACA JUGA  Mensos Apresiasi Perubahan Positif Siswa di Sekolah Rakyat

Meski mulai terbiasa dengan lingkungan baru, Libo mengaku terkadang masih merasa lemas ketika harus bangun pagi dan ingin kembali tidur. Ia juga tidak menutupi kerinduannya kepada kedua orang tuanya yang berada di daerah asal.

Namun, kerinduan itu tidak membuatnya kehilangan semangat untuk bersekolah. Ketika ditanya mengenai rencana pendidikannya, Libo menyatakan ingin bertahan hingga menyelesaikan pendidikan SMA.

“Sampai lulus SMA,” katanya mantap.

Di luar kegiatan belajar, Libo paling senang bermain sepak bola bersama teman-temannya. Sementara untuk pelajaran di kelas, ia menyukai matematika dan bahasa Indonesia.

Perjalanan dari Papua Selatan menuju Jawa Barat juga menjadi pengalaman tersendiri bagi Libo. Ia mengaku datang menggunakan pesawat dan merasa senang dengan pengalaman perjalanan tersebut.

BACA JUGA  Cara Mengaktifkan Lagi BPJS yang Dinonaktifkan Kemensos

Selama berada di Sekolah Rakyat, Libo menilai kegiatan dan fasilitas yang tersedia sudah cukup baik. Ia juga mengaku menyukai makanan yang disediakan di sekolah dan tidak menyebutkan adanya hal khusus yang perlu ditambahkan.

Bagi Libo, Sekolah Rakyat menjadi tempat untuk melanjutkan pendidikan sekaligus belajar menjalani kehidupan bersama teman-teman dari berbagai latar belakang. Di lingkungan tersebut, ia mulai membiasakan diri hidup mandiri sembari mempertahankan cita-citanya.

Dengan keinginan menuntaskan pendidikan hingga SMA, Libo berharap bisa melanjutkan langkahnya menuju masa depan yang diimpikan. Ia ingin menjadi tentara seperti kakaknya, bukan sekadar mengikuti profesi sang abang, tetapi juga karena ingin mengabdi kepada bangsa dan negara.

“Saya mau membela negara,” tegas Libo.

TRENDING