Berita
China Meradang, Pesawat Militer AS Masuki Wilayah Taiwan
China mengecam Amerika Serikat karena pesawat militer mereka memasuki wilayah udara Taiwan. Pemerintah China menyebutnya sebagai tindakan ilegal dan upaya provokasi serius. Penerbangan itu menambah ketegangan antara Washington dan Beijing. Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan bahwa pesawat militer C-40A Clipper terbang di atas langit Taiwan pada Selasa (9/6). Di hari itu juga Taiwan mencegat beberapa jet […]
China mengecam Amerika Serikat karena pesawat militer mereka memasuki wilayah udara Taiwan. Pemerintah China menyebutnya sebagai tindakan ilegal dan upaya provokasi serius.
Penerbangan itu menambah ketegangan antara Washington dan Beijing.
Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan bahwa pesawat militer C-40A Clipper terbang di atas langit Taiwan pada Selasa (9/6). Di hari itu juga Taiwan mencegat beberapa jet tempur China yang terbang ke wilayah udara barat daya pulau itu.
Seperti dikutip dari AFP, Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan pesawat AS memasuki wilayah udara mereka setelah mengajukan izin dan tidak mendarat di bandara mana pun.
Sementara seorang juru bicara Kantor Urusan Taiwan Beijing mengatakan penerbangan AS membahayakan kedaulatan negara, kepentingan keamanan dan pembangunan, serta melanggar prinsip-prinsip dasar hukum dan hubungan internasional.
Kantor Urusan Taiwan adalah badan tingkat tinggi Beijing yang mengawasi kebijakan Taiwan. China menganggap Taiwan selama ini sebagai wilayah yang membangkang karena terus berupaya memerdekakan diri.
Juru bicara itu juga menyebut Partai Progresif Demokratik (DPP) yang berkuasa di Taiwan berhubungan dengan kekuatan eksternal untuk melanggar kedaulatan wilayah China, menghancurkan perdamaian dan stabilitas Selat Taiwan, dan merusak keselamatan serta kesejahteraan penduduk pulau.
China telah meningkatkan penerbangan tempur dan penyeberangan kapal perang di dekat Taiwan atau melalui Selat Taiwan sejak Tsai Ing-wen terpilih pertama kali menjadi presiden pada 2016. Tsai menolak mengakui Taiwan sebagai bagian dari ‘kesatuan China’.
Tsai menyerang Beijing dengan mengatakan gerakan militer China dinilai tidak berarti dan tidak perlu, setelah jet militer China secara singkat melintasi garis tengah Selat Taiwan yang memisahkan kedua negara pada Februari lalu.
-
EKBIS23/03/2026 13:00 WIBUltimatum 48 Jam Trump Picu Lonjakan Harga Minyak Dunia
-
EKBIS23/03/2026 14:00 WIBSIA Hentikan Penerbangan ke Dubai Sampai 30 April 2026
-
OLAHRAGA23/03/2026 17:00 WIBPembalap Indonesia Veda Ega Ukir Sejarah, Raih Posisi ke Tiga Moto3 Brazil
-
NASIONAL23/03/2026 11:00 WIBSiap-siap! Pemerintah Kaji Aturan WFH Seminggu Sekali
-
EKBIS23/03/2026 22:00 WIBBPH Migas: Pasokan BBM di Kawasan Bopunjur Terkendali Selama Libur Lebaran
-
NUSANTARA23/03/2026 18:00 WIBSejumlah Pemudik di Hibur Dengan Pertunjukan Musik di “Rest Area”
-
PAPUA TENGAH23/03/2026 19:30 WIBAksi Dramatis SAR Gabungan Selamatkan 8 Korban Kapal Karam di Ganasnya Muara Bokap
-
NASIONAL23/03/2026 19:00 WIBPresiden: Daripada di Korupsi Lebih Baik Untuk Makan Rakyat

















