Berita
Pengguna Narkoba Naik, Wapres: Generasi Milenial Rentan Kena
AKTUALITAS.ID – Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengatakan angka pengguna narkoba di Indonesia terus naik dalam dua tahun terakhir berdasarkan data yang dihimpun oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak 2017 sampai 2019. “Angka penyalahgunaan narkoba di Indonesia tahun 2017 sebesar 3,3 juta jiwa dengan rentang usia 10 sampai 59 tahun. Tahun 2019 naik menjadi 3,6 […]
AKTUALITAS.ID – Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengatakan angka pengguna narkoba di Indonesia terus naik dalam dua tahun terakhir berdasarkan data yang dihimpun oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak 2017 sampai 2019.
“Angka penyalahgunaan narkoba di Indonesia tahun 2017 sebesar 3,3 juta jiwa dengan rentang usia 10 sampai 59 tahun. Tahun 2019 naik menjadi 3,6 juta,” kata Ma’ruf saat memberikan pidato di Acara Hari Anti-Narkotika Nasional, Jumat (26/6/2020).
Mengutip data UNODC, Ma’ruf menyebut sebanyak 275 juta atau 5,6 persen dari penduduk dunia usia 15 sampai 65 tahun pernah mengonsumsi narkoba.
Ma’ruf mengatakan kalangan pelajar di Indonesia pun sudah terpapar narkoba. Menurutnya, sekitar 2,29 juta pelajar sudah menggunakan narkoba pada pada 2018.
“Kelompok masyarakat yang paling rawan terpapar penyalahgunaan narkoba adalah mereka yang berada pada rentang usia 15 sampai 35 tahun atau generasi milenial,” ujarnya.
Melihat persoalan tersebut, Ma’ruf menyatakan pemerintah tengah terus melanjutkan program pemberantasan narkoba sesuai Inpres nomor 2 tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba.
Inpres itu, kata Ma’ruf, telah memerintahkan seluruh anggota kabinet, Jaksa Agung, Kapolri, Panglima TNI, Kepala BIN, lembaga pemerintah non-kementerian hingga para kepala daerah menjalankan instruksi tersebut.
Ia menilai narkotika merupakan kejahatan lintas negara dan tergolong kejahatan luar biasa. Oleh karena itu, penanganannya harus ekstra luar biasa dengan melibatkan semua unsur masyarakat dan kerja sama internasional.
“Itu sangat berguna memutus mata rantai peredaran narkotika,” kata dia.
Pada kesempatan yang sama, Kepala BNN Inspektur Jenderal Heru Winarko menyatakan peredaran narkoba masih terjadi saat pandemi virus corona (Covid-19). Ia mengaku berhasil mengungkap 14 jaringan narkotika internasional yang menjalankan bisnis tersebut via online dan jasa pengiriman barang.
“Kebanyakan melalui online dan jasa pengiriman. tetapi masih ada yang melalui laut,” kata Heru.
Dalam kesempatan ini, 13 pimpinan kementerian/lembaga (K/L) Negara sepakat menandatangani Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Pelaksanaan Pencegahan dan Penanganan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, Psikotropika, dan Bahan Berbahaya Lainnya oleh Aparatur Negara pada Instansi Pemerintah.
SKB itu ditandatangani oleh MenPANRB, Mendagri, Menhan, Menkes, Menkumham, Menag, Mendikbud, Menpora, Panglima TNI, Kapolri, Kepala BKN, Kepala BNN, Kepala KASN.
-
NASIONAL17/06/2026 14:00 WIBKonferensi Pers BEM Fakultas Bersatu Berujung Gelombang Bantahan
-
NASIONAL17/06/2026 06:00 WIBKPU dan Bawaslu Kebagian Rp8,4 Triliun Lebih
-
POLITIK17/06/2026 11:00 WIBPakar Usul Bentuk Lembaga Baru Pemutus Syahwat Politik Parlemen
-
POLITIK17/06/2026 09:00 WIBKPU EVoting Solusi Pemilu Ulang LN
-
JABODETABEK17/06/2026 06:30 WIBPerpanjangan SIM A & C Hanya 6 Jam
-
NASIONAL17/06/2026 07:00 WIBWaka MPR Harap Harga BBM Normal Lagi
-
NUSANTARA17/06/2026 12:30 WIBBNPB Cuaca Ekstrem Picu Krisis Air dan Karhutla
-
NUSANTARA17/06/2026 08:30 WIBBNPB: Satu Orang Tewas Akibat Gempa Sulawesi Tengah

















