Berita
BPS: Harga Daging Ayam dan Telur Bikin September Deflasi 0,05%
AKTUALITAS.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Agustus terjadi deflasi 0,05%. Deflasi terjadi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau 0,37% dengan andil 0,09%. Kepala BPS Suhariyanto mengatakan deflasi Agustus didominasi oleh penurunan harga daging ayam ras dan telur ayam ras dengan andil 0,04%. Kemudian ada penurunan harga bawang merah dengan andil 0,02% dan beberapa jenis […]
AKTUALITAS.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Agustus terjadi deflasi 0,05%. Deflasi terjadi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau 0,37% dengan andil 0,09%.
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan deflasi Agustus didominasi oleh penurunan harga daging ayam ras dan telur ayam ras dengan andil 0,04%. Kemudian ada penurunan harga bawang merah dengan andil 0,02% dan beberapa jenis sayuran seperti tomat serta cabai rawit masing-masing 0,01%.
“Untuk daging ayam ras turun di 67 kota IHK, penurunan terbesar di Watanponi dan Maumere masing-masing turun 24%. Telur ayam ras di 79 kota IHK, di mana terbesar di kota baru turun 26%, bawang merah di 75 kota IHK,” kata Suhariyanto, Kamis (1/10/2020).
Selain itu, kelompok transportasi juga delfasi 0,33% dan sumbangannya ke deflasi sebesar 0,04%. Komoditas yang dominan untuk kelompok ini ada penurunan tarif angkutan udara andilnya 0,04%.
“Jadi penurunan tarif terjadi di 40 kota IHK di mana terbesar di Tanjung Pinang harga tiketnya turun turun 39%, dan di pangkal pinang turun 18%” katanya.
Beberapa komoditas yang inflasi, paling dominan kenaikan harga minyak goreng andilnya sebesar 0,02%, dan kedua bawang putih terjadi kenaikan harga mulai merambat dan andilnya inflasi 0,01%.
Sementara, masih ada beberapa kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi, paling tinggi kelompok pendidikan yang inflasi 0,62%, disusul perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,25%. Kemudian diikuti oleh perlengkapan peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,15%.
“Untuk kelompok ini inflasi 0,62% andilnya ke inflasi 0,03%. Komoditas yang alami atau memberikan andil kenaikan uang kuliah untuk akademi atau perguruan tinggi andilnya 0,03%, kenaikan harga uang kuliah ini terjadi di 19 kota IHK” katanya.
“Berikutnya kelompok pengeluaran pribadi dan jasa lainnya inflasi 0,25% sumbangannya 0,02%, komoditas yang dominan adalah kenaikan harga emas perhiasan di mana andilnya sebesar 0,01%” tuturnya.
-
RIAU23/04/2026 20:00 WIBKejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkrah
-
PAPUA TENGAH23/04/2026 20:30 WIBKetahanan Pangan Mimika: Bulog Perkuat Jaring Pengaman Sosial bagi 27 Ribu Warga
-
OTOTEK23/04/2026 21:00 WIBMaret 2026, Daihatsu Berhasil Menjual 5.054 unit Gran Max
-
JABODETABEK23/04/2026 21:30 WIBBesok! Hari Transportasi Nasional, Pemprov DKI Gratiskan Transum
-
EKBIS23/04/2026 22:00 WIBMentan: Tidak Ada Kenaikan Harga Beras Meski Isu Biaya Kemasan
-
RAGAM23/04/2026 22:30 WIBOrang Tua Diminta Selektif Dalam “Sharenting” Untuk Cegah “Cyber Grooming”
-
NUSANTARA23/04/2026 23:30 WIBTNI-Polri Kawal Ketat Penyaluran Bantuan Pengungsi Kampung Kembru di Puncak Jaya
-
EKBIS23/04/2026 23:00 WIBJembatan Digital di Jalur Langit: Strategi Indosat Membantu Jamaah Haji Tetap Terhubung

















