EKBIS
Rupiah Anjlok ke Rp17.856 per Dolar AS
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar rupiah kembali memulai perdagangan dengan tekanan pada Kamis (18/6/2026). Mata uang Garuda melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), melanjutkan tren pelemahan yang membuat pelaku pasar semakin waspada.
Pada pembukaan perdagangan, rupiah turun sekitar 94–96 poin atau lebih dari 0,5 persen, sehingga bergerak di kisaran Rp17.856 hingga Rp17.858 per dolar AS. Posisi tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp17.762 per dolar AS.
Data pasar spot menunjukkan penguatan dolar AS masih menjadi faktor utama yang menekan pergerakan rupiah. Indeks dolar AS juga tercatat menguat, mencerminkan masih tingginya permintaan terhadap mata uang Negeri Paman Sam di tengah dinamika pasar global.
Tekanan terhadap rupiah tidak terjadi sendirian. Sejumlah mata uang Asia juga bergerak melemah pada perdagangan pagi. Won Korea Selatan mencatat pelemahan terdalam, disusul ringgit Malaysia, peso Filipina, dan yuan China. Sementara itu, hanya beberapa mata uang seperti dolar Taiwan, dolar Singapura, baht Thailand, dan yen Jepang yang mampu mencatat penguatan tipis terhadap dolar AS.
Pelemahan rupiah terjadi di tengah sikap hati-hati pelaku pasar yang masih mencermati berbagai sentimen global. Pergerakan suku bunga, kondisi ekonomi internasional, serta penguatan dolar AS menjadi faktor yang terus memengaruhi arah perdagangan valuta asing.
Analis menilai volatilitas nilai tukar masih berpotensi berlanjut dalam jangka pendek. Selama dolar AS tetap bertahan dalam tren penguatan, rupiah diperkirakan masih akan menghadapi tekanan, meski arah selanjutnya tetap bergantung pada perkembangan sentimen ekonomi global maupun domestik. (Firman/Mun)
-
NASIONAL17/06/2026 14:00 WIBKonferensi Pers BEM Fakultas Bersatu Berujung Gelombang Bantahan
-
NUSANTARA17/06/2026 12:30 WIBBNPB Cuaca Ekstrem Picu Krisis Air dan Karhutla
-
DUNIA17/06/2026 12:00 WIBIran: Israel Akan Terima Respons Keras Jika Terus Serang Lebanon
-
NASIONAL17/06/2026 17:35 WIBPaparkan Green Policing di Dies Natalis STIK Polri, Kapolda Riau Sebut Polisi Penjaga Peradaban
-
EKBIS17/06/2026 18:00 WIBMenkop Minta Mahasiswa Tak Pesimis terhadap Program Kopdes Merah Putih
-
JABODETABEK17/06/2026 18:30 WIBJakarta Gandeng Singapura, Fokus Investasi dan Transportasi Publik
-
POLITIK17/06/2026 13:00 WIBDPR Wanti-Wanti KPU soal E-Voting
-
NUSANTARA17/06/2026 13:00 WIBPolisi Bekuk 3 Penjual Organ Satwa Langka

















