Berita
Minta Keadilan, Sekelompok Massa Serbu Polres Konawe
AKTUALITAS.ID – Sekelompok massa di Konawe menyerbu kantor Polres Konawe, Sabtu (13/3) sekitar pukul 11.00 Wita. Mereka meminta polisi membebaskan rekan mereka yang ditahan polisi. Awalnya, polisi tidak mengizinkan massa masuk dan mengunci pintu pagar. Alasannya, selain hari libur, karena dikhawatirkan massa yang cukup banyak bisa mengganggu keamanan di dalam kantor polisi. Demonstran tak puas, […]
AKTUALITAS.ID – Sekelompok massa di Konawe menyerbu kantor Polres Konawe, Sabtu (13/3) sekitar pukul 11.00 Wita. Mereka meminta polisi membebaskan rekan mereka yang ditahan polisi.
Awalnya, polisi tidak mengizinkan massa masuk dan mengunci pintu pagar. Alasannya, selain hari libur, karena dikhawatirkan massa yang cukup banyak bisa mengganggu keamanan di dalam kantor polisi.
Demonstran tak puas, berusaha memanjat pagar dan menembus penjagaan. Aksi ini sempat dicegah aparat keamanan, namun karena jumlahnya sedikit dan tak melakukan perlawanan, massa leluasa menerobos.
Massa kemudian, menduduki halaman dan sejumlah ruangan di dalam Polres Konawe. Di antara mereka, terlihat membawa dan mengacung-acungkan parang panjang di halaman Polres.
Salah satu peserta aksi, Rabiul Awal, menceritakan, mereka mendatangi Polres karena tidak puas dengan kinerja polisi. Sebab, aparat dinilai tidak berpihak ke warga menangani salah satu kasus.
Dia bercerita, awalnya, beberapa waktu lalu, sekelompok pemuda menganiaya salah seorang ibu rumah tangga. Tindakan yang dianggap sadis ini, menurut para pemuda, disebabkan karena korban diseret beberapa orang. Apalagi, korban saat itu sedang mandi dan tidak mengenakan pakaian.
“Si korban berusaha mengadu ke desa sebelah, kemudian kerabatnya datang membantu dan berusaha mengklarifikasi kejadian,” ujar Rabiul.
Namun, saat kerabat korban mendatangi lokasi awal, para pelaku ternyata melawan sehingga terjadi keributan. Aksi ini menyebabkan sebuah warung terbakar dan menjalar ke rumah salah seorang pelaku penganiayaan.
Setelah kebakaran, sembilan orang kerabat korban yang datang mengklarifikasi ditahan polisi. Alasannya, karena mereka menyebabkan kebakaran dan kerusakan rumah yang parah.
“Kami tidak puas, sebab kerabat ibu (korban) yang sudah dilecehkan, sudah ditahan polisi karena berusaha membela harga diri korban,” ujarnya.
Kapolres Konawe AKBP Yudi Kristianto, saat mengklarifikasi ke massa, menyatakan sedang melakukan langkah-langkah hukum terhadap pelaku penganiayaan ibu-ibu dan pelaku perusakan. Polisi sudah berupaya berbuat adil agar masalah ini bisa diselesaikan dengan baik.
Dalam kerumunan massa demonstran, turut terlihat Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara. Wakil bupati berusaha menjadi penengah antara massa dan pihak kepolisian.
-
DUNIA01/02/2026 15:00 WIBIndonesia Sumbang Rp17 T untuk Rekonstruksi Gaza, Serangan Udara Israel Kembali Tewaskan 32 Orang
-
NUSANTARA01/02/2026 15:30 WIBPantai Ujung Batu Padang Berduka, 3 Bocah Tewas Terseret Ombak
-
DUNIA01/02/2026 19:00 WIBIran Usir Sejumlah Atase Militer Eropa
-
NASIONAL01/02/2026 14:00 WIBHabiburokhman Sebut Narasi Polri di Bawah Kementerian Ahistoris dan Sesat
-
NUSANTARA01/02/2026 14:30 WIBBikin 46 Warga Tumbang, PT Vopak Sebut Asap Kuning Berasal dari Uap Pembersihan
-
EKBIS01/02/2026 16:00 WIBPraktik “Goreng Saham” Harus Ditindak Tegas
-
OLAHRAGA01/02/2026 16:30 WIBTiwi/Fadia Juarai Thailand Masters 2026
-
RAGAM01/02/2026 17:30 WIB20 Kota Besar di Jepang Mengalami Penurunan Penduduk

















