Berita
Golkar: Amendemen UUD Dalam Dekat Tidak perlu
amandemen dalam dekat tidak perlu,
AKTUALITAS.ID – Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto menilai amandemen UUD 1945 tak diperlukan dalam waktu dekat ini. Airlangga menilai, Indonesia memiliki prioritas lain yang harus diutamakan selain amandemen.
“Stabilitas politik ada di ASEAN dan stabilitas politik terbesar itu 50 persennya adalah di Indonesia. Jadi, Indonesia adalah udara untuk dunia maka stabilitas politik penting, maka amandemen dalam dekat tidak perlu, kita akan mengkaji secara mendalam,” ujar dia Airlangga, di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Senin (2/12).
Airlangga menyinggung instabilitas ekonomi dunia, di mana ASEAN merupakan daerah dengan stabilitas ekonomi dan politik yang terjaga. Stabilitas itu, Airlangga menilai, harus dijaga dengan tidak mengeluarkan wacana yang kemudian menimbulkan kegaduhan.
Sekretaris Jenderal Golkar Lodewijk F Paulus mengatakan, sejak awal mulai isu amendemen itu disampaikan Golkar sudah memberikan pandangan dan disampaikan lewat fraksi Golkar di MPR. Yakni, wacana itu harus dikaji mendalam.
“Kita sedang menghadapi masalah ekonomi yang jadi masalah krusial bangsa. Ekonomi dunia begitu, perang dagang AS dan China, Korsel-Jepang, ekonomi global tidak sehat. Marilah kita konsentrasi ke sana saja, jangan disibukkan dengan hal-hal yang memang itu kan buat gaduh,” kata Lodewijk.
Lodewijk enggan berkomentar soal pendapat Ketua MPR RI yang juga kader Golkar Bambang Soesatyo yang terus menyuarakan Amandemen UUD 1945 sebagai rekomendasi MPR. Namun, ia menegaskan fraksi Golkar menekankan agar amandemen dikaji ulang.
“Wah saya tidak punya komentar soa itu. Yang jelas Golkar katakan, sementara ini ada wacana-wacana seperti itu, mari kita kaji mendalam,” ujarnya.
Lodewijk khawatir, bila isu amandemen ini terus menerus disuarakan justru akan menimbulkan kontraproduktif dan mengganggu kabinet yang baru dibentuk. “Kalau sudah disibukkan dengan macam yang buat gaduh, program kementerian malah (terganggu) seakan kita hanya bicara kekuasaan bukan bicara program kementerian,” ucap Lodewijk.
-
NASIONAL01/08/2026 07:00 WIBKPK Buka Babak Baru Kasus Korupsi DJKA Medan
-
POLITIK01/08/2026 06:00 WIBJPPR Desak KPU RI Lepas Rekrutmen KPUD
-
OASE01/08/2026 05:00 WIBPesan Tegas Al-Qur’an untuk yang Sering Menyalahkan Keadaan
-
JABODETABEK01/08/2026 06:30 WIB5 Titik SIM Keliling Jakarta Resmi Dibuka
-
NASIONAL01/08/2026 11:00 WIBIsu Nuklir Disinggung, Siaran Prabowo Mendadak Berhenti
-
NASIONAL01/08/2026 10:00 WIBKPK: Pemanggilan Raja Juli Tergantung Bukti
-
OTOTEK01/08/2026 11:30 WIBBegini Cara Mengetahui Password Gmail yang Lupa
-
EKBIS01/08/2026 07:30 WIBPertamax Resmi Turun Mulai Hari Ini

















