Berita
Khawatir Tularkan Virus Corona, Arab Saudi Larang Penggunaan Shisha
Arab Saudi melarang penggunaan shisha di kafe dan restoran di seluruh negeri demi mencegah penyebaran virus corona. Sejumlah pihak berwenang lokal di beberapa kota di Saudi, termasuk di Riyadh, mulai memberlakukan larangan tersebut hari ini, Senin (9/3). Arab Saudi melarang penggunaan shisha di kafe dan restoran di seluruh negeri demi mencegah penyebaran virus corona. Sejumlah […]
Arab Saudi melarang penggunaan shisha di kafe dan restoran di seluruh negeri demi mencegah penyebaran virus corona.
Sejumlah pihak berwenang lokal di beberapa kota di Saudi, termasuk di Riyadh, mulai memberlakukan larangan tersebut hari ini, Senin (9/3).
Arab Saudi melarang penggunaan shisha di kafe dan restoran di seluruh negeri demi mencegah penyebaran virus corona.
Sejumlah pihak berwenang lokal di beberapa kota di Saudi, termasuk di Riyadh, mulai memberlakukan larangan tersebut hari ini, Senin (9/3).
Menurut Menteri Kesehatan Tawfik Al Rabih, tembakau dan Shisa bisa menyebabkan penularan berbagai virus terutama corona karena para pengguna bergantian menghirupnya.
Sejauh ini, Arab Saudi mencatat ada 15 kasus virus corona terjadi di negaranya. Yang terbaru, seorang warga Amerika Serikat dinyatakan positif Covid-19 di Saudi.
Pria AS itu diketahui sempat bepergian ke Filipina dan Italia sebelum tiba di Saudi.
Saat ini, pria AS itu tengah menjalani perawatan di rumah sakit di Riyadh.
-
RAGAM15/09/2026 23:00 WIBBNPB: 112 Daerah Rawan, 2.150 Desa Masuk Zona Bahaya
-
OASE16/09/2026 05:00 WIBTernyata Ini Alasan Alam Gaib Disembunyikan dari Manusia
-
RIAU16/09/2026 07:30 WIBPekanbaru Tersedak Asap PM2.5 143,4
-
NASIONAL16/09/2026 09:00 WIBDPR Dorong BRAN Jadi Pengendali Konflik Tanah
-
RIAU16/09/2026 08:30 WIBNoki Loviko: Jangan Tunggu Anak Jadi Korban Narkoba
-
NASIONAL16/09/2026 10:00 WIBSarifah: Jangan Sampai Korban Siber Malah Terjerat
-
NASIONAL16/09/2026 11:00 WIBFelly: Jangan Bicara Stunting Kalau Air Bersih Saja Belum Bisa
-
NUSANTARA15/09/2026 23:00 WIBKotim Perpanjang Darurat Karhutla hingga 30 September

















