Berita
IHSG Kembali Dibuka Negetif ke Level 4.424.
AKTUALITAS.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini kembali dibuka negatif. IHSG turun 31 poin (0,7%) ke level 4.424. Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini parkir di level Rp 15.162. Membuka perdagangan, Rabu (18/3/2020), IHSG berkurang 31 poin (0,7%) ke level 4.424. Indeks LQ45 melemah 12 poin (1,79%) ke […]
AKTUALITAS.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini kembali dibuka negatif. IHSG turun 31 poin (0,7%) ke level 4.424.
Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini parkir di level Rp 15.162.
Membuka perdagangan, Rabu (18/3/2020), IHSG berkurang 31 poin (0,7%) ke level 4.424. Indeks LQ45 melemah 12 poin (1,79%) ke 670.
Advertisement
Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 21,237.38 (+5.20%), NASDAQ ditutup 7,334.78 (+6.23%), S&P 500 ditutup 2,529.17 (+5.99%).
Bursa saham US ditutup menguat setelah mendengar rencana dari white house untuk memberikan injeksi sebesar US$ 1 Tn ke dalam sistem ekonomi US untuk menahan efek samping dari coronavirus. Paket stimulus sebesar US$1 tn tersebut termasuk pembayaran langsung pada penduduk US selama 2 minggu mendatang.
Sehingga bursa Asia akan dibuka lebih tinggi mengikuti pergerakan Wall Street. Peningkatan ini masih terlihat bersifat sementara karena kondisi ekonomi global masih belum terlihat akan stabil dan kasus Covid19 terus berkembang.
Bursa Asia pagi ini mayoritas bergerak positif. Berikut pergerakannya:
Indeks Nikkei 225 naik 275 poin ke 17.287
Indeks Hang Seng menguat 63 poin ke 23.326
Indeks Shanghai bertambah 30 poin ke 2.809
Indeks Strait Times melejit 58 poin ke 2.512
-
OLAHRAGA23/06/2026 03:00 WIBInggris vs Ghana: Misi Lolos Grup L Piala Dunia 2026
-
NASIONAL23/06/2026 08:30 WIBKetua BEM FH UBK Ngaku Terima Rp 20 Juta dari Oknum Polisi Jelang Demo
-
OLAHRAGA22/06/2026 22:10 WIBSiaran Piala Dunia 2026 di Korea Utara Tak Tampilkan Laga Tiga Negara Ini
-
POLITIK22/06/2026 20:35 WIBPengamat Sebut Struktur Ketua Harian PSI Bukti Adanya Ketidakseimbangan dalam Manajemen Partai
-
NUSANTARA22/06/2026 23:30 WIBHerman Deru Paparkan Pertanggungjawaban APBD 2025, Tegaskan Komitmen Maksimalkan Kesejahteraan Masyarakat
-
NASIONAL22/06/2026 22:25 WIBLHKPN Naik Drastis, GERTAK Desak Kejagung Usut Lonjakan Harta Zita Anjani
-
JABODETABEK22/06/2026 23:00 WIBEastJakFest 2026 Jadi Motor Ketahanan Pangan dan UMKM di Jakarta Timur
-
OLAHRAGA23/06/2026 04:33 WIBJadwal Piala Dunia 2026: Pekan Sengit Penentu Kelolosan

















