Berita
Sejumlah Pekerjaan Nabi Muhammad Sebelum Menerima Wahyu
Syekh Shafiyyurrahman al Mubarakfuri, dalam bukunya yang berjudul Perjalanan Hidup Rasul yang Agung Muhammad SAW, menuliskan, pada permulaan masa mudanya, Nabi Muhammad memiliki sejumlah pekerjaan. Pekerjaan yang disebutkan ini terbatas sebelum beliau SAW diangkat menjadi Nabi. Syekh Shafiyyurahman mengutip kitab Mukhtashar Siratul Rasul karya Ibnu Hisyam, disebutkan sejumlah riwayat bahwa pekerjaan Nabi kala mudanya adalah […]
Syekh Shafiyyurrahman al Mubarakfuri, dalam bukunya yang berjudul Perjalanan Hidup Rasul yang Agung Muhammad SAW, menuliskan, pada permulaan masa mudanya, Nabi Muhammad memiliki sejumlah pekerjaan. Pekerjaan yang disebutkan ini terbatas sebelum beliau SAW diangkat menjadi Nabi.
Syekh Shafiyyurahman mengutip kitab Mukhtashar Siratul Rasul karya Ibnu Hisyam, disebutkan sejumlah riwayat bahwa pekerjaan Nabi kala mudanya adalah sebagai penggembala kambing. Beliau menggembalakan kambing di perkampungan Bani Saad.
Ada riwayat juga yang menyebutkan bahwa beliau menggembalakan kambing milik penduduk Kota Makkah dengan upah harian. Jumlahnya yaitu sebesar beberapa qirath. Hal ini sebagaimana diriwayatkan oleh hadist Shahih Bukhari.
Selain itu, juga disebutkan bahwa ketika berusia 24 tahun, beliau pergi berdagang ke negeri Syam. Adapun modalnya berasal dari Khadijah.
Masih dalam keterangan di kitab Mukhtashar Siratul Rasul, disebutkan Khadijah binti Khuwalid adalah seorang saudagar wanita keturunan bangsawan dan kaya raya. Dia mempekerjakan tenaga laki-laki dan melakukan sistem bagi hasil terhadap harta (modal) tersebut sebagai keuntungan untuk mereka nantinya.
Kabilah Quraisy dikenal sebagai kaum pedagang yang handal. Tatkala sampai ke telinga Khadijah perihal kejujuran bicara, amanah, dan akhlak Nabi Muhammad yang mulia, dia mengutus seseorang untuk menemuinya dan menawarkan kepadanya memperdagangkan harta miliknya tersebut ke negeri Syam dengan imbalan yang paling istimewa yang tidak pernah diberikan kepada pedagang lainnya. Dengan didampingi seorang budak laki-laki milik Khadijah yang bernama Maisarah.
Beliau menerima tawaran tersebut dan berangkat dengan dagangan Khadijah bersama budak tersebut hingga sampai di negeri Syam.
-
RAGAM17/09/2026 13:30 WIBCDC: 48 Negara Bagian Laporkan Lonjakan COVID
-
RIAU17/09/2026 15:30 WIBSindikat SIM Palsu Dibongkar, Tiga Pejabat Polres Siak Diberikan Penghargaan
-
NASIONAL17/09/2026 09:00 WIBAndina Dorong Revitalisasi BTS di Kalteng
-
NASIONAL17/09/2026 17:00 WIBBakom RI: Prabowo Gagas Akademi Khusus Pejabat
-
POLITIK17/09/2026 13:00 WIBPDIP: Syarat Parlemen 5% Biar Gampang Atur Kuasa
-
NUSANTARA17/09/2026 08:30 WIBBandung Diguncang 26 Kali Gempa dalam 12 Jam
-
NASIONAL17/09/2026 14:00 WIBEddy Soeparno Serukan Kampus Kawal RUU Perubahan Iklim
-
NASIONAL17/09/2026 10:00 WIBIstana Tegaskan Prabowo Tak Lindungi Nusron

















