Connect with us

Berita

Habiburokhman Ditunjuk Sebagai Ketua Majelis Kehormatan Gerindra

AKTUALITAS.ID – Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) mengesahkan susunan kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra 2020-2025. Pengesahan ini disampaikan Wakil Ketua Umum Gerindra Habiburokhman melalui keterangan tertulis, Minggu (20/9/2020). “Bersamaan dengan pengesahan susunan kepengurusan DPP Gerindra, Kementerian Hukum dan HAM telah secara resmi menerima pencatatan susunan Majelis Kehormatan Gerindra periode 2020-2025 dengan Surat Nomor […]

Aktualitas.id -

AKTUALITAS.ID – Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) mengesahkan susunan kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra 2020-2025. Pengesahan ini disampaikan Wakil Ketua Umum Gerindra Habiburokhman melalui keterangan tertulis, Minggu (20/9/2020).

“Bersamaan dengan pengesahan susunan kepengurusan DPP Gerindra, Kementerian Hukum dan HAM telah secara resmi menerima pencatatan susunan Majelis Kehormatan Gerindra periode 2020-2025 dengan Surat Nomor AHU.4.AH.11.01-27,” ujar Habiburokhman.

Ia mengatakan, anggota majelis kehormatan ini terdiri dari 26 orang. Habiburokhman sendiri ditunjuk sebagai Ketua Majelis Kehormatan Gerindra.

“Saya ditunjuk Pak Prabowo (Ketua Umum Partai GerindraPrabowo Subianto) menjadi ketua. Selain itu ada 19 anggota Dewan Pengarah Majelis Kehormatan,” katanya.

Habiburokhman menuturkan, dalam waktu dekat Majelis Kehormatan Gerindra akan melakukan konsolidasi untuk menyusun Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) guna menyelesaikan segala bentuk perselisihan dan pelanggaran di internal Gerindra.

BACA JUGA  DPR Desak Polri Tindak Tegas Pelaku Teror Bom Pesawat Saudi Airlines yang Bawa Jemaah Indonesia

Ia menegaskan bahwa Gerindra tetap mengedepankan fungsi pencegahan sebelum menindak. Habiburokhman juga meminta agar tidak ada kader Gerindra yang melakukan manuver politik atas nama perorangan hingga merugikan partai.

“Kami berharap tidak ada kader Gerindra yang melanggar prinsip-prinsip perjuangan partai atau melakukan manuver politik perseorangan yang bisa merugikan partai,” ucapnya.

Pihaknya juga membuka diri kepada masyarakat agar memberikan masukan atau informasi dari kader Gerindra yang dianggap merugikan.

Gerindra sebelumnya resmi mengumumkan kepengurusan baru hasil keputusan Kongres Luar Biasa Gerindra pada Agustus lalu.

Sufmi Dasco Ahmad ditunjuk sebagai Ketua Harian DPP Gerindra menggantikan ketua harian periode sebelumnya, Laksdya TNI (Purn.) Moekhlas Sidik.

BACA JUGA  Selama PSBB, Polisitikus Gerindra Sebut Pemerintah Tak Konsisten

Sementara Arief Poyuono tidak lagi masuk dalam susunan kepengurusan. Ia sebelumnya adalah Wakil Ketua Umum Gerindra Bidang Buruh dan Ketenagakerjaan.

Poyuono selama ini dikenal kerap melontarkan pernyataan-pernyataan kontroversial.

TRENDING