Berita
BPBD Jateng: Tukang Masak di Pengungsian Merapi Harus Rapid Tes
AKTUALITAS.ID – Adanya pandemi COVID-19 menyebabkan penanganan pos pengungsian Gunung Merapi di Jawa Tengah, dilakukan dengan hati-hati. Salah satunya adalah dengan melakukan rapid test bagi relawan dan ibu-ibu warga setempat, yang bertugas memasak untuk para pengungsi. “Di Magelang, di pos pengungsian Banyurojo itu relawan dan ibu-ibu sebelum masuk dapur harus di rapid,” kata Pelaksana tugas […]
AKTUALITAS.ID – Adanya pandemi COVID-19 menyebabkan penanganan pos pengungsian Gunung Merapi di Jawa Tengah, dilakukan dengan hati-hati. Salah satunya adalah dengan melakukan rapid test bagi relawan dan ibu-ibu warga setempat, yang bertugas memasak untuk para pengungsi.
“Di Magelang, di pos pengungsian Banyurojo itu relawan dan ibu-ibu sebelum masuk dapur harus di rapid,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana Harian BPBD Jawa Tengah, Syafrudin, Selasa, (24/11/2020).
Menurut dia, ibu-ibu yang bertugas memasak di dapur umum itu merupakan warga kampung setempat. Mereka bertugas memasak untuk memenuhi kebutuhan makan para pengungsi Merapi, yang tinggal di pos pengungsian akhir di Magelang.
“Di tempat pengungsian memang ada SOP, siapa saja yang boleh masuk, apa syaratnya masuk. Relawan untuk dapur umum yang notabene orang lokal seperti ibu-ibu harus mengikuti rapid tes dulu sebelum membantu memasak,” jelasnya.
Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penyebaran COVID-19 di tempat pengungsian. Tak hanya itu, sejumlah pos pengungsian di Magelang itu juga menerapkan protokol kesehatan yang salah satunya menjaga jarak. Adanya prosedur kesehatan seperti itu, menyebabkan jumlah tempat pengungsian ditambah untuk menghindari terjadi kerumunan.
“Yang paling menjadi masalah adalah bagaimana masyarakat bisa menjaga jarak, social distancing, dan menerapkan protokol kesehatan. Solusinya adalah adalah membuka tempat pengungsian baru. Tadinya satu titik tempat pengungsian bisa menampung katakanlah 500 orang sekarang jadi cuma 50 persennya saja, jadi harus ada tambahan tempat pengungsian,” jelasnya.
-
NASIONAL26/05/2026 21:00 WIBGufroni Bongkar Dugaan Arogansi Ormas dalam Kasus Ahmad Bahar
-
RIAU27/05/2026 13:00 WIBWabup Bengkalis: Iduladha Momentum Pererat Persaudaraan dan Gotong Royong
-
RAGAM27/05/2026 11:30 WIBMakan Dading Kambing Tak Selalu Bikin Hipertensi
-
OASE27/05/2026 05:00 WIBTangisan Umar Saat Nabi Bacakan Ayat Penyempurna Agama
-
OLAHRAGA27/05/2026 00:01 WIBFPTI Kirim 8 Atlet ke World Climbing Series Madrid 2026
-
NASIONAL27/05/2026 13:40 WIBIduladha 1447 H, Golkar Sembelih Puluhan Hewan Kurban
-
Berita27/05/2026 12:00 WIBTrump: Uranium Iran Harus Diserahkan atau Dimusnahkan
-
OTOTEK27/05/2026 12:30 WIBHP Penuh? Ini Cara Kosongkan Memori Tanpa Hapus Aplikasi

















