Berita
Rasulullah Sholat di Atas Kendaraan Apakah Tetap Khusyuk?
Rasulullah SAW telah mengajarkan kepada umat Islam tentang tata cara sholat. Rasulullah juga sudah mewanti-wanti umatnya agar mengerjakan sholat sebagaimana beliau melakukannya, dan beliau juga mengajarkan agar sholat dengan khusyuk. Lalu apakah Rasulullah sendiri bisa khusyuk saat melaksanakan sholat di atas untanya? Dalam buku “Khusyu’ dalam Sholat” terbitan Rumah Fiqih Publishing, Ustadz Syafri Muhammad Noor […]
Rasulullah SAW telah mengajarkan kepada umat Islam tentang tata cara sholat. Rasulullah juga sudah mewanti-wanti umatnya agar mengerjakan sholat sebagaimana beliau melakukannya, dan beliau juga mengajarkan agar sholat dengan khusyuk.
Lalu apakah Rasulullah sendiri bisa khusyuk saat melaksanakan sholat di atas untanya?
Dalam buku “Khusyu’ dalam Sholat” terbitan Rumah Fiqih Publishing, Ustadz Syafri Muhammad Noor menjelaskan, Rasulullah pernah melakukan sholat di atas kendaraan, yaitu hewan tunggangan beliau, seekor unta.
Unta beliau itu berjalan, baik sholat wajib maupun sholat sunnah, beliau membiarkan tunggangannya menghadap kemanapun.
عن جابرٍ رَضِيَ اللهُ عَنْه قال: كان رسولُ اللهِ يُصلِّي على راحلتِه حيثُ توجَّهتْ به – أي في جِهة مَقصدِه – فإذا أراد الفريضةَ نزَلَ فاستقبلَ القِبلةَ
“Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahuanhu bahwa Nabi SAW sholat di atas kendaraannya menuju ke arah Timur. Namun ketika beliau mau sholat wajib, beliau turun dan sholat menghadap kiblat.” (HR Bukhari)
Dalam hadits lain, Rasulullah juga bersabda: “Sesungguhnya Rasulullah SAW melakukan sholat witir di atas untanya” (HR. Bukhari)
“Dari Ya’la bin Umayyah bahwa Nabi Muhammad SAW melewati suatu lembah di atas kendaraannya dalam keadaan hujan dan becek. Datanglah waktu sholat, beliau pun memerintahkan untuk dikumandangkan adzan dan iqamat, kemudian beliau maju di atas kendaraan dan melalukan sholat, dengan membungkukkan badan (saat rukuk dan sujud), dimana membungkuk untuk sujud lebih rendah dari membungkuk untuk rukuk.” (HR Ahmad dan Al-Baihaqi)
Menurut Ustadz Syafri, orang yang menunggang unta tentu harus berpegangan dan konsentrasi, dan kalau harus khusyuk dalam sholat, dengan pengertian harus melakukan kontemplasi dalam sholat sambal melupakan apa-apa di sekelilingnya, pastilah Nabi SAW jatuh dari unta.
Maka apa yang dilakukan Rasulullah dengan sholat di atas unta itu juga termasuk sholat yang khusyuk dalam pandangan syariah Islam. Kalau kita mengatakan bahwa sholat beliau itu tidak khusyuk, lantas apakah ada orang lain yang sholatnya lebih khusyuk dari beliau?
-
OTOTEK25/09/2026 13:30 WIBBegini Cara Pakai 1 Nomor WhatsApp di 2 HP Sekaligus Tanpa Logout
-
JABODETABEK25/09/2026 23:00 WIBGeger! Siswa Kelas VII Diduga Jadi Korban Kekerasan
-
NASIONAL25/09/2026 14:00 WIBEks Staf Yaqut Bongkar Setoran 1 Juta Dolar AS ke Nusron Wahid
-
DUNIA25/09/2026 15:00 WIBIran: Perang Bisa Meluas hingga Samudra Hindia
-
RAGAM25/09/2026 22:00 WIBTNI AU Bidik 3 Pesawat Tanker Raksasa A330 MRTT
-
NASIONAL25/09/2026 17:00 WIBDaniel Johan: Petani Adalah Penjaga Pangan Bangsa
-
POLITIK25/09/2026 15:45 WIBPuadi: Gagasan Mahasiswa Bisa Perkuat Kewenangan dan Kelembagaan Bawaslu
-
POLITIK25/09/2026 19:35 WIBBawaslu Berharap Gagasan Mahasiswa dalam Debat Bisa Perkuat Literasi Pemilu

















