Berita
Soal Rentetan Gempa di Gunungkidul, BMKG: Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia
AKTUALITAS.ID – Rangkaian gempa bumi terjadi di wilayah barat daya di Kabupaten Gunungkidul. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, setidaknya terjadi 17 gempa bumi dengan magnitudo di bawah lima. Kepala Stasiun Geofisika BMKG DIY, Ikhsan mengatakan, rangkaian gempa bumi tersebut terjadi mulai 05.15 pada 10 Agustus sampai 12.57 pada 11 Agustus 2021. Magnitudo gempa bumi berkisar […]
AKTUALITAS.ID – Rangkaian gempa bumi terjadi di wilayah barat daya di Kabupaten Gunungkidul. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, setidaknya terjadi 17 gempa bumi dengan magnitudo di bawah lima.
Kepala Stasiun Geofisika BMKG DIY, Ikhsan mengatakan, rangkaian gempa bumi tersebut terjadi mulai 05.15 pada 10 Agustus sampai 12.57 pada 11 Agustus 2021. Magnitudo gempa bumi berkisar 2,6-4,2, dengan kedalaman rata-rata 10 kilometer.
“Berdasarkan data tersebut rentang magnitudo gempa masih dalam kategori kecil dan tidak berpotensi tsunami,” kata Ikhsan, Rabu (11/8/2021).
Ia menerangkan, gempa bumi itu terjadi akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bagian bawah lempeng Eurasia. Ini menyebabkan adanya pelepasan energi yang merambat ke permukaan sebagai gempa bumi.
Untuk itu, Ikhsan meminta masyarakat agar tidak panik dan tetap meningkatkan kesiapsiagaan dan tidak mudah terpancing informasi yang belum terkonfirmasi. Hingga kini, belum ada negara yang memiliki teknologi memprediksi gempa bumi.
Baik waktu kejadian, lokasi dan seberapa besar kekuatan gempa bumi terjadi. Rangkaian gempa bumi tersebut tidak dirasakan tapi tercatat jaringan sensor seismograf BMKG yang memonitor gempa bumi untuk wilayah DIY dan sekitarnya.
“Masyarakat agar jangan panik dan tetap tenang, selalu perbarui informasi dari kanal-kanal BMKG seperti website, aplikasi Android Infobmkg dan WRS BMKG,” ujar Ikhsan.
-
RIAU06/08/2026 18:15 WIBMerawat Pesisir di Rupat, Ekspedisi Merah Putih Polda Riau Bantu Nelayan dan Tanam 1.000 Mangrove
-
EKBIS06/08/2026 20:00 WIBAirlangga Pastikan Pertalite Tak Naik hingga Akhir 2026
-
DUNIA06/08/2026 21:00 WIBRudal Rusia Tewaskan Belasan Orang di Kyiv
-
DUNIA06/08/2026 18:00 WIBNetanyahu: Serang Iran Tak Butuh Restu Washington
-
NUSANTARA06/08/2026 22:00 WIBBocah 11 Tahun di Jambi Tewas Diterkam Buaya Ganas
-
RAGAM07/08/2026 01:05 WIBSJA Textile Hadirkan Strategic Fabric Partner, Bantu Brand Fashion dari Awal Produksi
-
EKBIS07/08/2026 10:30 WIBRupiah Jadi Pecundang di Asia Pagi Ini
-
NASIONAL07/08/2026 06:00 WIBAmnesty Desak MBG Dihentikan Usai Dugaan Keracunan Massal

















