Berita
Satgas Nemangkawi Tangkap Kepala Distrik Wusama Yahukimo Papua
AKTUALITAS.ID – Tim Satgas Penegakan Hukum Nemangkawi menangkap EB, Kepala Distrik Wusama, Kabupaten Yahukimo, karena diduga terlibat dalam kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang sering kali menebar aksi teror di wilayah itu. EB diduga sebagai otak dan penyandang dana untuk aktivitas KKB. Ketua Tim Satgas Gakkum Nemangkawi Kombes Faizal Rahmadani mengatakan selain menangkap EB, tim juga […]
AKTUALITAS.ID – Tim Satgas Penegakan Hukum Nemangkawi menangkap EB, Kepala Distrik Wusama, Kabupaten Yahukimo, karena diduga terlibat dalam kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang sering kali menebar aksi teror di wilayah itu. EB diduga sebagai otak dan penyandang dana untuk aktivitas KKB.
Ketua Tim Satgas Gakkum Nemangkawi Kombes Faizal Rahmadani mengatakan selain menangkap EB, tim juga menangkap tiga orang lainnya yakni EH, Y dan YH. Keempat orang itu ditangkap Jumat (27/8/2021) di rumah EB.
Penangkapan berawal dari adanya informasi terkait kendaraan berwarna hitam yang sering melintasi Dekai ke lokasi kejadian yang berada di pinggiran kali Brazza.
Dari informasi itulah kemudian anggota mendalaminya, namun tak disangka kendaraan yang dicari melintas di depan Mapolres Yahukimo, Dekai, sehingga digiring masuk dan pengemudinya yakni EH dimintai keterangan.
EH dalam keterangannya kepada penyidik mengaku ada belasan anggota KKB di rumah EB sehingga Jumat malam sekitar pukul 20.00 WIT, anggota melakukan penangkapan.
“Namun saat penangkapan lima orang yang berada di dalam honai yang berada di belakang rumah melarikan diri,” kata Faizal di Jayapura, Selasa (31/8).
Dia menjelaskan, dari delapan orang diamankan di rumah EB, empat orang diantaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka yakni EB, Y, EH dan YH.
Dari hasil pemeriksaan terungkap tugas ketiga tersangka selain EB yang menjabat kepala distrik atau camat, EH adalah supir yang mengantar keperluan KKB, Y merupakan keponakan EB yang berperan menyiapkan keperluan logistik KKB.
“YH merupakan anggota KKB yang terlibat langsung dalam berbagai aksi, termasuk pembunuhan empat pekerja bangunan di Kampung Bingky, Distrik Seradala, pada tanggal 29 Juni lalu dan pembunuhan dua pekerja PT Indo Mulia Baru di jembatan kali Brazza tanggal 23 Agustus lalu,” kata Faizal yang juga menjabat Dirkrimum Polda Papua.
-
POLITIK31/10/2026 10:00 WIBTok, MA Batalkan Ijazah SMA Wapres Gibran
-
POLITIK31/10/2026 06:00 WIBBawa-bawa Putusan MK, PKS dan PDIP Resmi Duet ‘Lawan’ Gibran
-
DUNIA31/10/2026 00:00 WIBIntelijen Ukraina Ungkap Kematian WNI di Medan Perang Rusia
-
NASIONAL31/10/2026 07:00 WIBPutusan MK: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Tak Bisa Buru-buru
-
POLITIK31/10/2026 09:00 WIBDede Yusuf Ungkap Sejumlah Persoalan dalam Pembahasan RUU Pemilu
-
Berita31/10/2026 11:00 WIBHashim Sebut Indonesia Mampu Biayai MBG jika Penerimaan Negara Optimal
-
DUNIA31/10/2026 12:00 WIB13 Orang Tewas dalam Serangan Drone Rusia di Stasiun Kereta Ukraina
-
RIAU31/10/2026 12:27 WIBKetua DPRD Bengkalis: Lomba PBB Bukan Sekadar Perebutkan Piala
















