Berita
Soal Polemik TWK KPK, Komnas HAM Ingin Jelaskan Langsung ke Jokowi
AKTUALITAS.ID – Komisioner Komnas HAM Chairul Anam berharap, pihaknya bisa menjelaskan secara langsung temuan terkait pelaksanaan tes wawasan kebangsaan (TWK) pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Menurut Anam, penjelasan langsung kepada Jokowi terkait dugaan adanya pelanggaran HAM dalam pelaksaan TWK sangat penting. “Kami berharap tetap bisa menjelaskan secara langsung. Penjelasan […]
AKTUALITAS.ID – Komisioner Komnas HAM Chairul Anam berharap, pihaknya bisa menjelaskan secara langsung temuan terkait pelaksanaan tes wawasan kebangsaan (TWK) pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
Menurut Anam, penjelasan langsung kepada Jokowi terkait dugaan adanya pelanggaran HAM dalam pelaksaan TWK sangat penting.
“Kami berharap tetap bisa menjelaskan secara langsung. Penjelasan ini penting agar Presiden dapat mendengarkan secara komprehensif,” ujar Anam dalam keterangan tertulis, Kamis (2/9/2021).
Anam mengaku hingga kini belum mendapat kepastian apakah bisa menjelaskan langsung temuan tersebut kepada Jokowi atau tidak. Namun Anam menyatakan pihaknya sudah berkomunikasi dengan pihak istana terkait permintaannya itu.
“Belum ada kabar terkait jadwal. Hanya saja Minggu kemarin telah berkomunikasi dengan pihak istana,” kata Anam.
Sebelumnya, Komnas HAM telah menyampaikan temuan dan rekomendasi terkait dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan TWK pegawai KPK kepada Presiden Jokowi.
Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara menyebut pihaknya menyerahkan rekomendasi tersebut pada pekan lalu. Kini, Komnas HAM tengah menunggu respons dari Jokowi.
“Tinggal menunggu respons Presiden,” ujar Beka Ulung melalui keterangan tertulis, dikutip Kamis (2/9/2021).
Beka menyebut Komnas HAM meminta waktu dan kesempatan kepada Jokowi untuk menjelaskan temuannya secara langsung. Menurut Beka, dengan tatap langsung bersama Jokowi, pihaknya bisa menerangkan detail dugaan pelanggaran dalam TWK.
“Supaya bisa menjelaskan secara lengkap temuan dan rekomendasi yang ada,” kata Beka.
-
EKBIS02/05/2026 17:30 WIBBeri Dampak Sosial-Ekonomi, Danantara Evaluasi Beragam Peluang
-
PAPUA TENGAH02/05/2026 23:00 WIBAntusiasme Tinggi Warnai Upacara Hardiknas di SD Naena Kekwa Bersama Satgas TMMD Kodim 1710/Mimika
-
JABODETABEK02/05/2026 19:00 WIBKoridor Baru Layanan Biskita Trans Depok Mulai Dikembangkan
-
POLITIK02/05/2026 18:30 WIBMegawati: Pancasila Harus Jadi Ruh Hukum di Tengah Hiper-Regulasi
-
NASIONAL02/05/2026 18:00 WIBKPAI Minta Proses Hukum Pelaku Kekerasan Seksual di Pesantren Ciawi
-
DUNIA02/05/2026 19:30 WIBUSS Gerald R. Ford Tinggalkan Timur Tengah
-
OLAHRAGA02/05/2026 20:00 WIBPeran Indonesia di Motorsport Global Diperkuat Pertamina
-
NUSANTARA03/05/2026 06:30 WIBEmpat Pembunuh Wanita Lansia di Pekanbaru Ditangkap di Aceh dan Sumut

















