Berita
Berapa kali Alquran Diturunkan?
Ada banyak ayat yang menjelaskan tentang proses turunnay Alqur’an, diantaranya terdapat dalam surat Al-Qadr ayat 1 dan surat Ad-Dukhan ayat 3. Pada ayat pertama menunjukkan bahwa Alqur’an diturunkan secara lengkap. Sedangkan pada ayat kedua menunjukkan bahwa Alqur’an diturunkan secara bertahap. Lalu berapa kali sebenarnya Alqur’an diturunkan? Dalam bukunya yang berjudul “Mutiara Ilmu-Ilmu Al-Qur’an”, Ustaz Fahmi […]
Ada banyak ayat yang menjelaskan tentang proses turunnay Alqur’an, diantaranya terdapat dalam surat Al-Qadr ayat 1 dan surat Ad-Dukhan ayat 3. Pada ayat pertama menunjukkan bahwa Alqur’an diturunkan secara lengkap. Sedangkan pada ayat kedua menunjukkan bahwa Alqur’an diturunkan secara bertahap.
Lalu berapa kali sebenarnya Alqur’an diturunkan?
Dalam bukunya yang berjudul “Mutiara Ilmu-Ilmu Al-Qur’an”, Ustaz Fahmi Salim menjelaskan bahwa para ulama berbeda pendapat mengenai berapa kali Alqur’an diturunkan. Pendapat yang pertama menyatakan bahwa Alqur’an diturunkan sekali turun.
“Maknanya bahwa permulaan turunnya Alqur’an itu pada Malam kemuliaan dan kemudian setelah itu diturunkan secara bertahap ke dalam hati Nabi Muhammad Saw,” tulis Ustaz Fahmi Salim.
Pendapat kedua menyatakan bahwa sesungguhnya Alqur’an itu diturunkan sebanyak dua kali turun, yaitu dari Lauh Mahfuzh ke langit dunia secara lengkap pada Malam Kemuliaan. Hal ini seperti yang disampaikan dalam surat Al-Qadr dan surat Ad-Dukhan. Kemudian proses turun yang kedua adalah dari langit dunia ke dalam hati Nabi Muhammad Saw secara bertahap dalam waktu 23 tahun.
Sedangkan pendapat yang ketiga menyatakan bahwa sesungguhnya Alqur’an diturunkan sebanyak tiga kali turun, yaitu dari sisi Allah Swt ke Lauh Mahfuzh, kemudian dari Lauh Mahfuzh ke langit dunia, dan kemudian turun ke dalam hati Nabi Muhammad Saw.
Ustaz Fahmi Salim kemudian memberikan catatan terhadap tiga pendapat ulama tersebut. Menurut dia, pendapat pertama tidak sesuai dengan ayat yang menjelaskan tentang turunnya Alqur’an secara lengkap. Para pengusung pendapat ini hanya berlandaskan kepada turunnya Alqur’an secara bertahap dan mereka tidak memperhatikan turunnya Alqur’an secara lengkap.
Adapun pendapat yang ketiga, menurut Ustaz Fahmi, sesungguhnya kebanyak para ulama tidak menganggap turunnya Alqur’an dari sisi Allah Swt ke Lauh Mahfuzh sebagai sekali turun. Karena, menurut dia, semua yang dikehendaki Allah Swt sudah tersimpan di Lauh Mahfuzh sejak dulu. Menurut dia, pendapat ini bertentangan juga dengan beberapa hadits mengenai turunnya Alqur’an.
“Barangkali, pendapat yang kami kuatkan adalah pendapat yang kedua, yaitu Alqur’an hanya diturunkan sebanyak dua kali saja. Hal inilah yang ditunjukkan oleh ayat-ayat di atas,” jelas Pendiri Pusat Dakwah Alquran al-Fahmu Institute Jakarta itu.
-
RIAU26/09/2026 19:30 WIBPedang Pora Iringi Kepergian Brigjen Hengki Haryadi
-
POLITIK27/09/2026 06:00 WIBPSI: Urusan Pemilu Kok Nggak Kelar-Kelar
-
DUNIA26/09/2026 21:00 WIBPelabuhan Minyak Saudi Diserang Houthi, Prancis Langsung Kirim Pasukan Elit
-
JABODETABEK27/09/2026 05:30 WIBBMKG: Jakarta Berawan Seharian Minggu Ini
-
NUSANTARA26/09/2026 22:00 WIBTanggul Jebol! Banjir Setinggi Pinggang Hantam Aceh Tenggara
-
EKBIS26/09/2026 20:00 WIBStok Beras 4,6 Juta Ton, Amran Heran: Kenapa Harga Belum Turun?
-
NASIONAL26/09/2026 23:00 WIBTipu Investor Malaysia Rp58,5 Miliar, Kombes F Resmi Masuk ‘Kandang’ Propam
-
DUNIA27/09/2026 00:00 WIBKota-Kota di Libya Lumpuh Diterjang Banjir Besar

















