Berita
Kapolda Papua Barat: Tindak Tegas Pelaku Bentrokan di Sorong yang Tewaskan 18 Orang
AKTUALITAS.ID – Bentrok antarkelompok berujung pembakaran temat hiburan karaoke di Sorong, Papua Barat, pada Senin (24/1) malam. Belasan orang tewas karena berada di karaoke yang terbakar. Kapolda Papua Barat Irjen Tornagogo Sihombing berjanji bakal menindak tegas para terduga pelaku. “Kapolda memerintahkan langsung tindak tegas pelaku-pelakunya segera diproses. Makanya tetap kita tindakan,” kata Kabid Humas Polda […]
AKTUALITAS.ID – Bentrok antarkelompok berujung pembakaran temat hiburan karaoke di Sorong, Papua Barat, pada Senin (24/1) malam. Belasan orang tewas karena berada di karaoke yang terbakar.
Kapolda Papua Barat Irjen Tornagogo Sihombing berjanji bakal menindak tegas para terduga pelaku.
“Kapolda memerintahkan langsung tindak tegas pelaku-pelakunya segera diproses. Makanya tetap kita tindakan,” kata Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Adam Erwindi saat dihubungi, Rabu (26/1/2022).
Sampai Rabu pagi, dia pastikan kondisi Sorong sudah aman dan kondusif. Namun demikian, sejumlah aparat gabungan TNI-Polri masih berjaga.
“Yang terpenting adalah kita kan situasi kondusif dulu, wilayah Sorong Kota. Nah saat ini sudah kondusif, kita juga sudah dibantu sama Brimob mengamankan situasi,” ujarnya.
Pihaknya juga melakukan pendekatan melalui tokoh setempat untuk mencegah bentrokan serupa kembali terulang.
“Tokoh juga sudah dilakukan pendekatan, mudah-mudahan tidak ada lagi tindakan-tindakan lanjutan, cukup 17 orang yang enggak bersalah itu jadi korban,” tutupnya.
Hasil penyelidikan sementara, diduga bentrokan maut di Sorong bermula saat dua orang berselisih pada sebuah tempat karaoke pada Sabtu (22/1) lalu. Masalah dua orang tersebut meluas dan menyebabkan bentrokan kelompok hingga 18 orang tewas.
“(Awal dugaan penyebab bentrokan) Kalau yang awal malam ini malah gara-gara mabuk, senggol gelas pecah dan ternyata nyambung lagi itu. Mabok juga, tapi ini kan masih info awal. Sehingga terjadi salah paham lagi di diskotek berbuntut itu tadi,” kata Kabid Humas Polda Papau Barat Kombes Adam Erwinidi saat dihubungi merdeka.com, Selasa (25/1).
Dalam bentrokan itu, satu orang dari salah satu kelompok meninggal dunia atas nama inisial KR. Dia masih berstatus sebagai mahasiswa.
“Dari itu menyebabkan meninggalnya KR, terus lanjut ditanya ke keluarga kelompok KR, kemudian menyerang lagi tahu-tahu diskotek terbakar dan 17 orang tak bersalah jadi korban,” ujarnya.
Kematian KR akibat dianiaya tersebut menyulut emosi dari teman-temannya. Hingga akhirnya, bentrokan pecah menjadi antar-kelompok.
“Iya (awal kejadian Sabtu). Berlanjut lagi pada malam Selasa, mengakibatkan satu orang dari kelompok yang mulai duluan itu malah terluka, malah meninggal kena aniaya itu,” tegasnya.
“Terus temennya nyerang lagi, itu kejadian jam 11 malam, makanya diskotek masih buka, kan banyak pertanyaan itu kok masih buka diskotek sampai jam 03.00 Wit, enggak. Kejadian jam 11 malam sampai jam 03.00 Wit, tapi kejadian awal jam 11 malam makanya diskotek kondisi masih buka, bukan diskotek sih tempat karaoke,” sambungnya.
-
NASIONAL14/06/2026 09:00 WIBBEM UI Pastikan Demo Lanjutan Segera Digelar
-
NUSANTARA14/06/2026 09:30 WIBSatpol PP Bongkar Ratusan Kios Ilegal di Puncak
-
NASIONAL14/06/2026 10:00 WIBBGN Bantah Keras Isu Dana MBG Mengalir ke Presiden
-
RAGAM14/06/2026 15:30 WIBDokter Ungkap Batas Aman Makan Mi Instan
-
POLITIK14/06/2026 11:00 WIBPKS Targetkan Rekrutmen Relawan Tiap Hari
-
JABODETABEK14/06/2026 10:30 WIBNekat! Mobil Showroom Dijual demi Judol dan Pinjol
-
DUNIA14/06/2026 12:00 WIBPesawat Angkut Militer India Hancur Saat Mendarat
-
NUSANTARA14/06/2026 16:30 WIBKasus Pertalite 25 Liter di Medan, Hakim Sebut Curigai Ada “Request”
















