Berita
Rusia Kecam Serangan AS ke Irak dan Suriah, Minta DK PBB Gelar Sidang
AKTUALITAS.ID – Pemerintah Rusia mengecam serangan AS terhadap Irak dan Suriah, dan meminta agar Dewan Keamanan PBB menggelar sidang untuk mendiskusikan hal itu.
“AS sekali lagi menunjukkan agresivitasnya dan mengabaikan hukum internasional,” kata Maria Zakharova, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Minggu (4/2/2024).
Menurut Zakharova, serangan itu menghancurkan infrastruktur dan menimbulkan korban jiwa dari kalangan sipil.
“Kepatuhan Angkatan Udara Kerajaan Inggris untuk terlibat dalam serangan AS itu seharusnya tidak menciptakan ilusi adanya ‘koalisi internasional’,” kata dia, seraya menambahkan bahwa dukungan Inggris pada aksi AS yang provokatif itu terlalu berlebihan.
Zakharova menuding AS sengaja memperburuk situasi di Timur Tengah, dan mengatakan bahwa AS, yang ‘kebal hukum’ itu terus menciptakan kehancuran dan kekacauan di Timur Tengah.
Dia menyebut serangan udara AS itu, yang terbesar di kawasan sejak 2003, ‘tidak bisa dibenarkan’.
“Kami mengecam keras agresi terang-terangan AS-Inggris terhadap negara-negara berdaulat. Kami meminta pertimbangan mendesak atas situasi terkini melalui Dewan Keamanan PBB,” kata Zakharova.
AS telah memulai serangan udara terhadap Pasukan Quds Garda Revolusi Iran dan milisi yang didukung Iran di Irak dan Suriah setelah serangan pesawat nirawak menewaskan tiga tentara AS di Yordania akhir Januari lalu.
Lebih dari 85 sasaran telah diserang dengan menggunakan lebih dari 125 amunisi presisi, kata Komando Pusat AS (CENTCOM) dalam pernyataannya. (YAN KUSUMA/RAFI)
-
POLITIK06/08/2026 17:00 WIBMardani Nilai Oposisi dan Koalisi Sama-Sama Terhormat
-
RIAU06/08/2026 18:15 WIBMerawat Pesisir di Rupat, Ekspedisi Merah Putih Polda Riau Bantu Nelayan dan Tanam 1.000 Mangrove
-
EKBIS06/08/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Tembus Rp2,679 Juta per Gram
-
NASIONAL06/08/2026 11:00 WIBKPK: Raja Juli Diduga Terima Sin$14.000 dari Bupati Kuansing
-
NUSANTARA06/08/2026 13:30 WIBOknum Polisi Bunuh Lansia Usai Pinjaman Rp50 Juta Ditolak
-
NASIONAL06/08/2026 14:00 WIBSETARA Desak Prabowo Copot Kasus Febrie dari Kejagung
-
NUSANTARA06/08/2026 12:30 WIBDua Pendaki Tewas di Tebing Curam Gunung Piramid
-
POLITIK06/08/2026 16:00 WIBPengamat Politik: Pilpres 2029 Diprediksi Dikuasai Kepala Daerah

















