DUNIA
Israel Tingkatkan Operasi di Gaza Rafah untuk Bangun Kamp Konsentrasi Massal
AKTUALITAS.ID – Operasi penghancuran bangunan di Rafah, Gaza Selatan, meningkat drastis, seiring rencana Israel mendirikan kamp konsentrasi untuk memindahkan hingga 600.000 warga Palestina. Data satelit menunjukkan lebih dari 28.600 bangunan telah dihancurkan sejak April 2025, hampir dua kali lipat dari periode sebelumnya.
Menteri Pertahanan Israel menyebut Rafah sebagai “kota kemanusiaan” baru yang akan menampung seluruh penduduk Gaza, lebih dari 2 juta jiwa, dengan tujuan mendorong emigrasi sukarela. Namun, PBB dan pengamat internasional mengecam rencana ini sebagai pemindahan paksa yang menciptakan kamp konsentrasi dan melanggar hak asasi manusia.
Penghancuran selektif fasilitas pendidikan dan kesehatan di Rafah juga menunjukkan upaya pengosongan wilayah sebagai bagian dari strategi pemindahan. Saat ini, puluhan ribu warga Palestina mengungsi ke fasilitas PBB yang sudah sangat overkapasitas.
Analis menilai langkah ini sebagai upaya pembersihan etnis dan rekayasa sosial-demografis yang serius, dengan distribusi bantuan yang dikontrol ketat oleh pihak yang diduga mendukung rencana tersebut.
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran mendalam terkait masa depan warga Palestina di Gaza dan menuntut perhatian komunitas internasional. (Mun)
-
FOTO01/05/2026 17:28 WIBFOTO: Rilis Penipuan Daring dengan Tersangka 16 WNA
-
POLITIK01/05/2026 18:00 WIBGolkar: Usulan Yusril soal Parliamentary Threshold Sudah Digodok Lama
-
NASIONAL01/05/2026 16:00 WIBPrabowo Janji Kredit Rumah Bunga 5%, Buruh Bisa Punya Hunian
-
NASIONAL01/05/2026 06:30 WIBKSAD: Perwira Remaja Harus Beri Layanan Terbaik untuk Negara dan Rakyat
-
DUNIA01/05/2026 19:00 WIBAyatollah Mojtaba Khamenei Sebut AS Kalah Telak di Teluk Persia
-
RAGAM01/05/2026 17:00 WIBBukan Orang PKI, Ini Sosok Asli Penerjemah Lagu Internasionale di Indonesia
-
PAPUA TENGAH01/05/2026 07:00 WIBPolres Mimika Serahkan Berkas Kasus Narkotika Jalur ‘Tempel’ ke Kejaksaan Mimik Tersangka MAP
-
PAPUA TENGAH01/05/2026 16:30 WIBKolaborasi Lintas Lembaga Tekan Angka Pernikahan Siri dan Pastikan Legalitas Keluarga