DUNIA
Iran: Barat Harus Akui Iran Sebagai Pusat Ilmu Nuklir
AKTUALITAS.ID – Pemerintah Barat telah lama menuduh Iran berusaha mengembangkan senjata nuklir. Teheran membantah tuduhan tersebut, dan mengatakan bahwa program nuklirnya ditujukan untuk pembangkit listrik dan tujuan medis.
Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi, mengatakan bahwa negara-negara Barat pada akhirnya harus mengakui Iran sebagai pusat ilmiah di bidang teknologi nuklir damai, demikian dilaporkan media pemerintah Iran.
Berbicara dalam sebuah kunjungan ke Organisasi Energi Atom Iran, Araghchi memuji pencapaian negara tersebut di sektor nuklir dan menegaskan kembali komitmen Teheran untuk mempertahankan hak-hak nuklirnya.
“Tujuan utama Barat adalah menghilangkan kemampuan nuklir Iran dan mempertahankan monopolinya,” kata Araghchi, seraya menambahkan bahwa “negara-negara Barat pada akhirnya tidak akan punya pilihan selain mengakui Iran sebagai pusat ilmiah untuk industri nuklir damai.”, pada Senin (10/11/2025)
Dia mengatakan bahwa kemajuan Iran dalam ilmu nuklir merupakan hasil dari upaya dan pengorbanan para ilmuwan Iran selama bertahun-tahun. Menlu Iran itu juga menegaskan kembali bahwa tidak ada seorang pun di Iran yang akan menyerahkan hak nuklir negara tersebut.
Araghchi mengatakan Iran secara konsisten berusaha menunjukkan sikap damai dalam program nuklirnya dengan bekerja sama dengan badan-badan internasional, termasuk Badan Energi Atom Internasional (International Atomic Energy Agency/IAEA).
(Yan Kusuma/goeh)
-
NASIONAL01/08/2026 07:00 WIBKPK Buka Babak Baru Kasus Korupsi DJKA Medan
-
POLITIK01/08/2026 06:00 WIBJPPR Desak KPU RI Lepas Rekrutmen KPUD
-
OASE01/08/2026 05:00 WIBPesan Tegas Al-Qur’an untuk yang Sering Menyalahkan Keadaan
-
NASIONAL01/08/2026 11:00 WIBIsu Nuklir Disinggung, Siaran Prabowo Mendadak Berhenti
-
JABODETABEK01/08/2026 06:30 WIB5 Titik SIM Keliling Jakarta Resmi Dibuka
-
NASIONAL01/08/2026 10:00 WIBKPK: Pemanggilan Raja Juli Tergantung Bukti
-
EKBIS01/08/2026 07:30 WIBPertamax Resmi Turun Mulai Hari Ini
-
JABODETABEK01/08/2026 09:30 WIBPramono Perintahkan Pagar Tinggi Mal Dibongkar

















