DUNIA
Iran Usir Sejumlah Atase Militer Eropa
AKTUALITAS.ID – Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menginstruksikan supaya Komisi Kebijakan Keamanan dan Luar Negeri Nasional di Parlemen Iran untuk menindaklanjuti pengusiran atase militer Eropa dari Iran.
Hal tersebut disampaikan dalam sesi terbuka Parlemen Iran pada Ahad dalam rangka merespons penetapan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sebagai organisasi teroris oleh Uni Eropa (EU) awal pekan ini.
Dalam sidang tersebut, anggota parlemen sekaligus ulama dari Teheran, Alireza Salimi, menyerukan supaya atase militer yang ditempatkan di kedutaan besar negara-negara Eropa di Teheran diusir.
Ia berkata bahwa atase militer Eropa adalah “teroris” karena angkatan bersenjata negara mereka masing-masing juga sudah ditetapkan sebagai entitas teroris.
Karena itu, menurut UU Aksi Strategis yang disahkan Parlemen Iran, kata dia, atase militer negara-negara Eropa pun harus diusir segera dari Iran.
“Mereka semua kini adalah teroris, dan mengizinkan mereka untuk tetap di negara ini adalah pelanggaran hukum,” kata Salimi, sembari menyerukan Kementerian Luar Negeri Iran untuk menindaklanjuti hal ini.
Merespons pernyataan Salimi, Ghalibaf pun menginstruksikan Komisi Kebijakan Keamanan dan Luar Negeri di Parlemen Iran untuk mengambil langkah tindak lanjut serta berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri Iran.
(Ari Wibowo/goeh)
-
RIAU30/06/2026 20:45 WIBMTQ Riau 2026, Kafilah Bengkalis Raih Dua Gelar Juara Sekaligus
-
FOTO30/06/2026 19:30 WIBFOTO: Dukungan Terdakwa Nadiem Makarim dari Driver Gojek
-
FOTO30/06/2026 21:23 WIBFOTO: KPK Periksa Mantan Menpora Ario Bimo
-
FOTO30/06/2026 20:20 WIBFOTO: Ketum PP Diperiksa KPK Terkait TPPU Pertambangan
-
NASIONAL30/06/2026 19:40 WIBMensos Sambut Usulan Gelar Pahlawan Nasional untuk Sutan Takdir Alisjahbana
-
POLITIK30/06/2026 19:00 WIBPengamat Sebut Safari Politik Jokowi untuk Cek Popularitas Usai Lengser
-
POLITIK01/07/2026 11:30 WIBPDIP Minta BGN Bongkar Keterlibatan Kader dalam Program MBG
-
NASIONAL30/06/2026 21:00 WIBTaruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat? Mensos Pastikan Bukan Pendidikan Semi Militer

















