DUNIA
54 Jasad Warga Palestina Tiba di Gaza pada Gencatan Senjata Fase Kedua
AKTUALITAS.ID – Israel terus melanggar perjanjian gencatan senjata yang diberlakukan secara bertahap sejak 10 Oktober, meski Amerika Serikat pada Januari mengumumkan bahwa fase kedua perjanjian tersebut telah dimulai.
Fase tersebut mencakup penarikan tambahan pasukan Israel dari Gaza serta dimulainya upaya rekonstruksi, yang menurut perkiraan PBB akan menelan biaya sekitar 70 miliar dolar AS (sekitar Rp177 triliun).
Kementerian Kesehatan Gaza pada Rabu (4/2/2026) mengatakan bahwa 54 jenazah warga Palestina dan 66 kotak berisi sisa-sisa jasad manusia yang diserahkan Israel telah dipindahkan ke Jalur Gaza.
Tiba di Kompleks Medis Al-Shifa menggunakan kendaraan Komite Palang Merah Internasional (ICRC), jenazah dan sisa-sisa jasad itu akan segera diperiksa oleh tim forensik.
Proses pemeriksaan dan pendokumentasian juga dilakukan sebelum para keluarga diizinkan untuk mengidentifikasi jenazah.
Perjanjian gencatan senjata dicapai untuk mengakhiri agresi militer Israel di Gaza yang telah berlangsung selama dua tahun sejak Oktober 2023.
Serangan-serangan Israel ke wilayah kantong Palestina itu telah menewaskan hampir 72.000 warga setempat dan melukai lebih dari 171.000 lainnya, serta menghancurkan sekitar 90 persen infrastruktur di sana.
(Ari Wibowo/goeh)
-
NASIONAL17/05/2026 18:00 WIBPemerintah Resmi Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026
-
RAGAM17/05/2026 19:00 WIBUntuk Keseimbangan Hormon Perempuan, Berikut Makanan yang Disarankan
-
NUSANTARA17/05/2026 17:30 WIBKarnaval Budaya FBIM Hadirkan Harmoni yang Selalu Dinantikan
-
DUNIA17/05/2026 18:30 WIB45 Pelajar di Nigeria Diculik Kelompok Kriminal Bersenjata
-
OTOTEK17/05/2026 20:30 WIBUsai Tersapu Banjir, Waymo Tarik Ribuan Taksi Robotnya
-
PAPUA TENGAH17/05/2026 19:30 WIBTekuk Taruna Dharma 2-0, SMAN 3 Kokonao Segel Juara Grup F
-
EKBIS17/05/2026 21:30 WIBPerkuat Optimalisasi Aset Negara, GBK Catat Pendapatan Rp812 Miliar
-
NASIONAL17/05/2026 22:00 WIBKepala Lemdiklat Polri dan Lima Kapolda Dilantik Kapolri

















