Connect with us

DUNIA

Jepang Dihantui Trauma Gas Sarin Usai Insiden Penyemprotan Kimia di ATM Ginza

Aktualitas.id -

Ilustrasi foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Ginza Six, salah satu pusat perbelanjaan mewah di kawasan Ginza, Tokyo, Jepang, mendadak berubah menjadi kepanikan setelah seorang pria menyemprotkan zat misterius di area ATM pada Senin (25/5/2026).

Insiden tersebut menyebabkan sekitar 20 orang mengalami luka-luka dan gangguan pernapasan akibat paparan zat yang menimbulkan bau menyengat.

Juru bicara Kepolisian Tokyo, Kepolisian Metropolitan Tokyo, Yusuke Koide, menyebut pelaku menyemprotkan zat tak dikenal di lantai dasar pusat perbelanjaan yang berada di kawasan wisata dan belanja elite Ginza.

Petugas pemadam kebakaran setempat melaporkan sekitar 20 korban terdampak, dengan sebagian mengalami iritasi tenggorokan hingga sesak akibat bau tajam yang menyebar di dalam gedung.

BACA JUGA  Jepang Masih Mempertahankan Eksekusi Mati

Area sekitar pusat perbelanjaan langsung ditutup oleh otoritas setempat, sementara sejumlah kendaraan pemadam dan ambulans dikerahkan ke lokasi kejadian.

Seorang reporter AFP di lokasi melihat dua korban dievakuasi menggunakan tandu menuju ambulans, sementara tim darurat dengan pakaian pelindung hazmat melakukan evakuasi lanjutan terhadap pengunjung lain.

Meski begitu, sejumlah orang masih terlihat keluar-masuk gedung melalui pintu samping yang tidak sepenuhnya ditutup.

Lembaga penyiaran publik Jepang, NHK, melaporkan bahwa sebagian besar korban mengalami luka ringan, meski sejumlah orang sempat mengeluhkan iritasi pada tenggorokan dan rasa kebas di area pernapasan.

Seorang perempuan berusia 70 tahun yang berada di lokasi mengatakan gejala mulai muncul saat ia mendekati area ATM.

BACA JUGA  Latihan Militer Gabungan AS, Korsel, dan Jepang, Dapat Kecaman dari Korut

“Begitu masuk ke area ATM, tenggorokan saya terasa gatal dan hampir mati rasa,” ujarnya kepada NHK.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki motif serta jenis zat yang disemprotkan dalam insiden tersebut.

Jepang sendiri dikenal memiliki tingkat kriminalitas kekerasan yang rendah, namun sesekali tetap diguncang insiden serius, termasuk serangan di ruang publik dan kasus penikaman dalam beberapa tahun terakhir.

Salah satu peristiwa paling traumatis dalam sejarah modern Jepang adalah serangan gas sarin di sistem kereta bawah tanah Tokyo pada 1995 yang menewaskan 14 orang dan melukai ribuan lainnya. (Mun)

TRENDING