DUNIA
Puing dan Korban Berjatuhan Usai Rudal Rusia Menghantam Kyiv
AKTUALITAS.ID – Ibu Kota Ukraina, Kyiv, kembali menjadi sasaran serangan rudal balistik Rusia pada Sabtu (1/8/2026). Serangan tersebut menewaskan sedikitnya sembilan orang dan melukai lebih dari 20 orang, sementara tim penyelamat masih melakukan pencarian di lokasi-lokasi yang terdampak.
Beberapa jam sebelum serangan terjadi, Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko telah memperingatkan warga mengenai potensi ancaman rudal balistik dan meminta masyarakat segera menuju tempat perlindungan.
“Ledakan di kota. Kyiv sedang diserang rudal balistik. Tetap di tempat perlindungan,” tulis Klitschko melalui Telegram.
Tak lama setelah peringatan itu, suara ledakan beruntun mengguncang berbagai sudut ibu kota. Wartawan AFP di lokasi melaporkan lebih dari sepuluh ledakan terdengar dalam waktu singkat hingga memicu alarm kendaraan di berbagai kawasan.
Menurut pemerintah kota dan layanan darurat Ukraina, sedikitnya lima distrik di Kyiv terdampak serangan. Di Distrik Darnytsky, tujuh orang dilaporkan meninggal dunia dan belasan lainnya mengalami luka-luka setelah sejumlah bangunan dan kendaraan rusak akibat ledakan.
Sementara di Distrik Solomiansky, dua orang dilaporkan tewas dan beberapa lainnya terluka ketika sebuah bangunan hunian lima lantai mengalami kerusakan akibat serangan.
Layanan darurat Ukraina menyatakan operasi pencarian dan evakuasi masih berlangsung sehingga jumlah korban masih berpotensi bertambah.
Foto-foto yang beredar memperlihatkan petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan kobaran api di bangunan yang rusak, sementara tim penyelamat menyisir puing-puing menggunakan lampu penerangan untuk mencari kemungkinan korban yang masih terjebak.
Serangan terbaru ini terjadi di tengah meningkatnya intensitas perang antara Rusia dan Ukraina. Dalam beberapa bulan terakhir, Rusia dilaporkan memperluas serangan jarak jauhnya ke berbagai kota di Ukraina, sementara Ukraina juga meningkatkan serangan ke sejumlah wilayah Rusia.
Di sisi lain, perusahaan ritel daring Rusia Wildberries melaporkan fasilitas logistiknya di Volgograd mengalami kebakaran setelah serangan pada Jumat malam.
Perkembangan ini juga terjadi beberapa hari setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Zelensky menyatakan Trump menyetujui lisensi produksi rudal Patriot untuk Ukraina, meski Trump kemudian mengatakan Washington akan bertindak sangat hati-hati dalam memberikan izin tersebut.
Serangan terbaru ke Kyiv menunjukkan konflik Rusia-Ukraina masih terus berlangsung dengan intensitas tinggi, sementara upaya diplomatik untuk mengakhiri perang belum menunjukkan titik terang. (Mun)
-
RAGAM17/09/2026 13:30 WIBCDC: 48 Negara Bagian Laporkan Lonjakan COVID
-
RIAU17/09/2026 15:30 WIBSindikat SIM Palsu Dibongkar, Tiga Pejabat Polres Siak Diberikan Penghargaan
-
NASIONAL17/09/2026 17:00 WIBBakom RI: Prabowo Gagas Akademi Khusus Pejabat
-
POLITIK17/09/2026 13:00 WIBPDIP: Syarat Parlemen 5% Biar Gampang Atur Kuasa
-
NASIONAL17/09/2026 14:00 WIBEddy Soeparno Serukan Kampus Kawal RUU Perubahan Iklim
-
RIAU17/09/2026 12:30 WIBBupati Kasmarni Jajal Speedboat Mahasiswa Polbeng
-
JABODETABEK17/09/2026 14:30 WIBPredator Anak Jaktim Babak Belur Mandi Darah Dihajar Warga
-
DUNIA17/09/2026 15:00 WIB20 Nyawa Melayang dalam Runtuhnya Gedung di Gaza

















