Connect with us

DUNIA

Iran Ancam Serang Selat Hormuz Jika Negosiasi Gagal

Aktualitas.id -

Ilustrasi, dok: aktualitas.id - AI

AKTUALITAS.ID – Perang terbuka antara Amerika Serikat dan Iran kini berada di ambang ledakan yang jauh lebih mengerikan. Kebuntuan total dalam perundingan damai memaksa Pemerintah Iran membanting kemudi strateginya: dari bertahan (defensif) menjadi gempuran penuh (ofensif).

Kegagalan penyelesaian nota kesepahaman (MoU) yang disepakati sejak Juni lalu menjadi pemicu utamanya. Teheran secara terbuka mengancam akan melancarkan serangan militer presisi tinggi di Selat Hormuz – jalur urat nadi minyak dunia – jika blokade angkatan laut AS tidak segera dicabut melalui jalan diplomasi.

“Seluruh entitas Iran harus siap meningkatkan ketegangan di Selat Hormuz. Iran siap mengambil dan mengeksekusi keputusan-keputusan sulit secara tepat waktu dan akurat,” cetus pejabat senior Iran kepada Reuters, Selasa (18/8/2026).

BACA JUGA  Selat Hormuz di Bawah Kendali Ketat Militer Iran

Titik didih konflik ini memuncak akibat perselisihan sengit soal klaim kendali atas Selat Hormuz. Teheran mengklaim memiliki hak penuh mengelola jalur pelayaran vital tersebut, sementara Washington menolak mentah-mentah dan terus menerobos kawasan perairan tersebut.

Ketegangan makin membara setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan kesepakatan damai batal demi hukum dan melontarkan klaim provokatif.

“Tujuan nomor satu adalah Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir dalam bentuk apa pun! Setelah kita selesai menumbangkan Iran, saya akan menyatakan Selat Hormuz sebagai wilayah kekuasaan Amerika Serikat,” gertak Trump melalui platform Truth Social.

Dengan tenggat waktu singkat yang kini dipatok Iran kepada para mediator internasional, Selat Hormuz berubah menjadi bom waktu. Jika negosiasi benar-benar runtuh total, guncangan militer di perairan ini dipastikan bakal menyeret pasokan energi global ke dalam krisis paling mematikan dalam sejarah. (Mun)

BACA JUGA  AS Klaim Tembak Semua Drone Iran Sekaligus

TRENDING