EKBIS
Bitcoin Anjlok, Pasar Kripto Global Kehilangan Rp4.000 Triliun dalam 24 Jam
AKTUALIITAS.ID – Dalam 24 jam terakhir, pasar kripto mengalami krisis besar saat harga Bitcoin (BTC) merosot tajam ke level US$ 88 ribu. Penurunan ini dipicu oleh lonjakan tekanan jual yang semakin masif, yang disebabkan oleh pelemahan pasar saham Amerika Serikat (AS) akibat ketidakpastian kondisi makroekonomi.
Menurut data terbaru dari Coinmarketcap, pada Rabu (26/2/2025) pukul 06.15 WIB, kapitalisasi pasar kripto global jatuh 3,37% menjadi US$ 2,93 triliun. Bitcoin, sebagai kripto terbesar, mengalami penurunan 3,81% dan kini berada di harga Rp 1,45 miliar per koin. Lebih lanjut, Ethereum (ETH) juga tertekan, turun 1,28% menjadi US$ 2.512 per koin, sementara Binance (BNB) mencatatkan kenaikan kecil sebesar 0,94%.
Sean Dawson, Kepala Riset di Derive.xyz, mengungkapkan bahwa penurunan ini kemungkinan besar disebabkan oleh keluarnya dana institusional dari exchange-traded funds (ETF) Bitcoin. Dalam tiga minggu terakhir, lebih dari US$ 900 juta telah ditarik dari ETF BTC, yang semakin memperburuk sentimen negatif di pasar.
Di tengah krisis ini, peluang Bitcoin untuk kembali menembus angka psikologis US$ 100 ribu pada akhir Maret berkurang drastis, kini hanya menyisakan 30%. Selain itu, kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan juga menderita kerugian sekitar US$ 230 miliar dalam waktu singkat, dengan aliran dana keluar dari aset kripto mencapai US$ 508 juta dalam satu hari terakhir.
Di sisi lain, pasar saham AS juga menunjukkan kinerja negatif. Indeks S&P 500 ditutup turun 0,47%, sementara Nasdaq Composite mencatat penurunan 1,35% setelah saham Nvidia turun 2,8%, menjadikan indeks tersebut mengalami kinerja negatif sepanjang tahun.
Meski kondisi pasar kripto cukup suram, terdapat beberapa berita positif yang dapat memberikan harapan. Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) baru saja mencabut gugatan terhadap Coinbase, yang dapat mengarah kepada regulasi yang lebih jelas dalam industri kripto. Di lain pihak, perusahaan Strategy, mantan MicroStrategy, telah membeli 20.365 BTC senilai hampir US$ 2 miliar, menegaskan minat institusional yang tetap tinggi.
Dukungan politik juga hadir, dengan Donald Trump menunjukkan komitmen untuk mendukung industri kripto melalui regulasi yang lebih baik dan membentuk tim penasihat untuk aset digital. Michael Saylor, tokoh Bitcoin terkemuka, siap membantu pemerintah dalam merumuskan kebijakan aset digital, yang mungkin dapat membawa perubahan positif dalam industri ini di masa mendatang. (Mun/Yan Kusuma)
-
POLITIK20/07/2026 13:00 WIBPDIP Desak BGN Buka Data Kader yang Diduga Terlibat MBG
-
NUSANTARA20/07/2026 08:30 WIBHujan Tak Henti, Tapanuli Tengah Lumpuh Diterjang Banjir
-
NASIONAL20/07/2026 11:00 WIBDPR Minta Hotman Stop Bawa Nama Prabowo di Kasus Febrie
-
DUNIA20/07/2026 12:00 WIBMojtaba Khamenei: Amerika Akan Menyesal Jika Konflik Terus Dipicu
-
NASIONAL20/07/2026 10:00 WIBBawaslu Tantang Mahasiswa Adu Argumen Soal Hukum Pemilu
-
NASIONAL20/07/2026 09:00 WIBHina Wartawan, Iwakum Tuntut Hotman Minta Maaf Terbuka
-
NASIONAL20/07/2026 17:00 WIBPengembalian Amplop Uang Raja Juli Tak Hapus Dugaan Pidana
-
OTOTEK20/07/2026 12:30 WIBIlmuwan Temukan Planet Mirip Bumi yang Diduga Layak Dihuni

















