NASIONAL
Muzani Pastikan Kritik PPHN Tak Akan Diabaikan
AKTUALITAS.ID – Gelombang kritik dan masukan publik terkait draf Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) dipastikan tidak akan menguap begitu saja. Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani, menjamin bahwa seluruh catatan kritis dari masyarakat sedang dibedah habis-habisan oleh tim internal MPR.
Muzani justru menyambut positif tingginya partisipasi publik yang menyoroti tajam isu haluan negara ini, terutama diskursus yang ramai beredar di ruang digital.
“Kemarin banyak masukan terhadap konsep PPHN, masukannya cukup bermutu, cukup berkualitas dari para pembaca online, dan kami sedang terus pelajari itu. Nanti tim dari Badan Pengkajian dan Komisi Kajian juga akan terus mempelajari,” tegas Muzani di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Sabtu (5/9/2026).
Di tengah wacana PPHN yang terus bergulir, publik sempat menyoroti potensi perombakan konstitusi. Terkait hal ini, Muzani menyatakan MPR belum mau buru-buru menyentuh isu sensitif mengenai usulan amandemen terbatas UUD 1945. Meski begitu, ia menggaransi bahwa konsep PPHN ini pada akhirnya akan disahkan menjadi produk hukum yang mengikat jalannya pemerintahan.
Saat ini, MPR masih fokus mematangkan substansi draf. Jika rumusan haluan negara ini sudah dinilai sempurna dan matang, barulah parlemen menentukan ‘baju’ hukum yang paling pas untuk membungkusnya. Terdapat tiga opsi besar yang berpotensi diambil oleh MPR.
“Nanti kalau konsep ini sudah dianggap sempurna, harus kita carikan bentuk hukumnya. Bisa TAP MPR, bisa undang-undang, atau bisa perubahan terbatas Undang-Undang Dasar,” pungkas Muzani. (Bowo/Mun)
-
NASIONAL06/09/2026 09:00 WIBErupsi Anak Krakatau, Tiga Bandara Tutup Darurat Pagi Ini
-
JABODETABEK06/09/2026 08:30 WIBPonsel Rp18 Juta Turis India Hilang Dijambret
-
NUSANTARA06/09/2026 09:30 WIBErupsi Anak Krakatau Bikin Abu Bertebaran di Pandeglang
-
DUNIA06/09/2026 08:00 WIBTrump Anggap Konflik Iran Cuma Sepele Meski 18 Prajurit Gugur
-
NASIONAL06/09/2026 10:00 WIBDPR: RUU Perampasan Aset Harus Sasar Kejahatan Perbankan
-
NUSANTARA06/09/2026 10:30 WIBPengungsi Anak Korban Gempa NTT Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual
-
EKBIS06/09/2026 11:00 WIBPerpres Kopdes Merah Putih Ditargetkan Terbit Pekan Depan
-
NASIONAL06/09/2026 16:00 WIBBandara Soetta Ditutup Lagi hingga 17.30 WIB

















