Connect with us

NASIONAL

Kemenbud Umumkan 20 Pemenang Sayembara Film Narasi Kepahlawanan 2026

Aktualitas.id -

AKTUALITAS.ID Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) mengumumkan 20 pemenang Sayembara Produksi Film Narasi Kepahlawanan 2026. Sebanyak 13 pemenang berasal dari kategori film pendek dan tujuh lainnya dari kategori film panjang.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan sayembara tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekosistem perfilman nasional, khususnya film bergenre kepahlawanan yang dinilai membutuhkan dukungan lebih besar.

“Proses ini merupakan bagian dari upaya kita untuk memajukan ekosistem perfilman Indonesia. Khususnya genre narasi film kepahlawanan yang memang membutuhkan afirmasi,” kata Fadli kepada wartawan Minggu (6/9/2026).

Menurut Fadli, film dengan genre populer seperti horor telah memiliki pasar yang kuat dan dekat dengan keseharian masyarakat. Karena itu, pemerintah ingin memberikan ruang lebih besar bagi film yang mengangkat patriotisme, nasionalisme, dan nilai-nilai perjuangan bangsa.

Kemenbud memilih periode perang mempertahankan kemerdekaan sebagai salah satu latar utama dalam sayembara tersebut. Periode itu dinilai menyimpan banyak kisah perjuangan yang dapat dikembangkan menjadi film dengan pendekatan yang lebih segar dan relevan bagi penonton masa kini.

“Kita menangkap nilai kepahlawanan, patriotisme, dan nasionalisme melalui satu periode penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia,” ujarnya.

BACA JUGA  Seknas Jokowi Desak Kemendikbud Tinjau Ulang Muryanto Sebagai Rektor USU

Fadli menjelaskan, proklamasi kemerdekaan pada 1945 tidak serta-merta membuat Indonesia terbebas dari ancaman penjajahan. Setelah proklamasi, perjuangan masih berlanjut karena upaya untuk mempertahankan kemerdekaan terus dilakukan.

“Walaupun proklamasi berlangsung pada 1945, kita belum sepenuhnya menikmati kemerdekaan karena perjuangan masih terus berlangsung kini,” katanya.

Melalui sayembara tersebut, Kemenbud mendorong para sineas menggali berbagai kisah perjuangan dari sudut pandang yang beragam. Cerita sejarah diharapkan tidak hanya disampaikan sebagai catatan masa lalu, tetapi juga dapat dikemas secara menarik dan humanis sehingga lebih mudah diterima masyarakat.

Direktur Film, Musik, dan Seni Kementerian Kebudayaan Irini Dewi Wanti mengatakan proses seleksi dilakukan secara ketat. Dari 420 proposal yang diterima panitia, sebanyak 143 proposal dinyatakan masuk ke tahap seleksi.

Proposal tersebut terdiri atas 54 film panjang dan 89 film pendek. Prosesnya melibatkan produser, sutradara, dan penulis naskah yang mengajukan gagasan masing-masing.

“Dalam proses seleksi, terdapat 420 proposal yang melibatkan produser, sutradara, dan penulis naskah,” ujar Irini.

Penilaian dilakukan oleh dewan juri dengan mempertimbangkan sejumlah aspek, mulai dari kekuatan gagasan, kualitas cerita, kesiapan produksi hingga kesesuaian dengan tema kepahlawanan. Aspek sejarah juga menjadi perhatian untuk memastikan peristiwa yang diangkat tetap akurat.

BACA JUGA  Fadli Zon: Ada Permintaan dari Pihak Lain Agar Gerindra Pilih Panja Jiwasraya

Hasilnya, tujuh proposal ditetapkan sebagai pemenang kategori film panjang dan 13 lainnya sebagai pemenang kategori film pendek.

Berikut daftar pemenang Sayembara Produksi Film Narasi Kepahlawanan 2026:

Kategori Film Panjang

  1. Barisan Penghibur
    Produser: Nia Zulkarnaen
    Sutradara: Ari Sihasale
    Penulis Skenario: Sugeng Wahyudi
  2. Hoegeng: Yang Ada Tinggal Nama
    Produser: Giovanni Rahmadeva, Axel Hadiningrat, dan Krisnadi Ramajaya Hoegeng
    Sutradara: Loeloe Hendra Komara
    Penulis Skenario: Krisnadi Ramajaya Hoegeng dan Loeloe Hendra Komara
  3. Rengasdengklok
    Produser: Taufan Adryan
    Sutradara: Farishad I. Latjuba
    Penulis Skenario: Ifan Ismail
  4. Kapalselam Kalibayam
    Produser: Dani Rachman Fauzi
    Sutradara: Kuntz Agus
    Penulis Skenario: Tito Imanda
  5. Sakura di Telawang
    Produser: Hamonangan
    Sutradara: Lola Amaria
    Penulis Skenario: Ni Ketut Yuni Suastini
  6. Rai
    Produser: Parama Adi Wirasmo
    Sutradara: Rako Prijanto
    Penulis Skenario: Tamawal Frans M.
  7. Pintu Tertutup
    Produser: Wiendy Widasari
    Sutradara: Hanny R. Saputra
    Penulis Skenario: Abdurrohman Syakbani Nasution

Kategori Film Pendek

  1. Arang Kobar Juang
    Produser: Dhiwangkara Seta
    Sutradara: Noel Pendawa
    Penulis Skenario: Noel Pendawa
  2. Belantara Raya
    Produser: Rifqi Mardhani
    Sutradara: Ilham Prajatama
    Penulis Skenario: Dafriansyah Putra
  3. Buleun Purnama, di Nanggroe
    Produser: Asmara Abigail dan Dani Huda
    Sutradara: Dani Huda
    Penulis Skenario: Dani Huda, Chandra Cahyana, dan Raisa Kamila
  4. Darah Djoeang
    Produser: Fanny Chotimah
    Sutradara: Reni Apriliana
    Penulis Skenario: Ardhika Surya Adhi
  5. Desing Peluru Tak Bertuan
    Produser: Iqbal Mohammad Hamdan
    Sutradara: Sandi Akbar Paputungan
    Penulis Skenario: Sandi Akbar Paputungan
  6. Ibu Raih
    Produser: Theo Maulana
    Sutradara: Janice Angelica
    Penulis Skenario: Janice Angelica
  7. Jam 7 Pagi (Makassar, 1947)
    Produser: Ayu Kartika
    Sutradara: Zhaddam A. Nurdin
    Penulis Skenario: Zhaddam A. Nurdin
  8. Menara Terakhir
    Produser: Gerald A.
    Sutradara: Sarah Adilah
    Penulis Skenario: Mohammad Iqbal
  9. Operasi Malino: Lembar yang Hilang
    Produser: Muhammad Ilham Mustain Murda
    Sutradara: Wahyu Mika
    Penulis Skenario: Wahyu Mika dan Muhammad Ilham Mustain Murda
  10. Seriboe Soedirman
    Produser: Nisa F.
    Sutradara: Edy Wibowo
    Penulis Skenario: Tri Wahyudi dan Suharmono
  11. Suara Republik
    Produser: Muhammad Kholiq
    Sutradara: BW Purbanegara
    Penulis Skenario: Luhki Herwanayogi
  12. Timur 1950
    Produser: Andi Arfan Sabran
    Sutradara: Muh. Ishak Iskandar
    Penulis Skenario: Andi Arfan Sabran
  13. Yang Tenggelam Saat Fajar
    Produser: Ronantikarunia
    Sutradara: May Ramadhan
    Penulis Skenario: May Ramadhan dan Zydan Nabil

TRENDING