EKBIS
Harga Emas Antam Terkoreksi Tajam Rp16.000, Kini di Level Rp1,924 Juta per Gram
AKTUALITAS.ID – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan signifikan pada hari ini, Rabu (4/6/2025). Mengutip laman resmi Logam Mulia, harga emas turun Rp16.000 menjadi Rp1.924.000 per gram, dari posisi sebelumnya di angka Rp1.940.000.
Tak hanya harga jual, harga buyback (penjualan kembali) emas batangan juga ikut terpangkas, kini berada di angka Rp1.768.000 per gram.
📉 Harga Emas Menurun: Saatnya Beli atau Tunggu?
Koreksi harga emas hari ini membuka peluang bagi investor ritel untuk mempertimbangkan akumulasi. Namun, dinamika global dan sentimen pasar harus dicermati dengan saksama sebelum mengambil keputusan. Penurunan ini juga mencerminkan tekanan harga emas dunia yang fluktuatif seiring ketidakpastian geopolitik dan potensi perubahan kebijakan suku bunga bank sentral global.
🧾 Harga Emas Antam Hari Ini (4 Juni 2025):
| Pecahan | Harga |
|---|---|
| 0,5 gram | Rp1.012.000 |
| 1 gram | Rp1.924.000 |
| 2 gram | Rp3.788.000 |
| 3 gram | Rp5.657.000 |
| 5 gram | Rp9.395.000 |
| 10 gram | Rp18.735.000 |
| 25 gram | Rp46.712.000 |
| 50 gram | Rp93.345.000 |
| 100 gram | Rp186.612.000 |
| 250 gram | Rp466.265.000 |
| 500 gram | Rp932.320.000 |
| 1.000 gram | Rp1.864.600.000 |
💰 Pajak Transaksi Emas: Pahami Sebelum Membeli atau Menjual
Pajak atas transaksi jual beli emas batangan tetap mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 34/PMK.10/2017, yaitu:
Pembelian emas dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% bagi pemilik NPWP dan 0,9% bagi non-NPWP.
Penjualan kembali (buyback) emas lebih dari Rp10 juta akan dikenai:
1,5% (pemilik NPWP)
3% (tanpa NPWP)
PPh 22 tersebut dipotong langsung dari nilai transaksi dan disertai bukti potong resmi dari PT Antam Tbk. (Yan Kusuma/Mun)
-
NASIONAL13/07/2026 22:30 WIBBuku Puisi Esai Denny JA Diterjemahkan dalam 35 Bahasa
-
NASIONAL14/07/2026 09:00 WIBSidang DJKA Bongkar Dugaan Aliran Rp100 Juta ke Gus Miftah
-
OLAHRAGA13/07/2026 22:00 WIBPiala Dunia 2030 Berpotensi Tambah Peserta Jadi 64 Negara, Ini Alasan FIFA
-
OASE14/07/2026 05:00 WIBSatu Sholat yang Disaksikan Malaikat Siang dan Malam
-
JABODETABEK14/07/2026 05:30 WIBBMKG Prediksi Langit Jakarta Berawan Seharian
-
NUSANTARA13/07/2026 23:00 WIBCik Ujang Hadiri Rapat Paripurna DPRD Sumsel, Pansus Dorong Optimalisasi Pendapatan Daerah
-
NASIONAL13/07/2026 23:30 WIBKemensos: MPLS Sekolah Rakyat Berlangsung Empat Gelombang, Fokus pada Karakter dan Literasi Digital
-
NASIONAL14/07/2026 06:00 WIBJejak Asabri Belum Usai, Nama Tan Kian Muncul Lagi