EKBIS
Rupiah Kembali Perkasa! Menguat Tipis ke Rp16.252 per Dolar AS, Kamis 12 Juni 2025
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan Kamis pagi, (12/6/2025). Sentimen global yang melunak, terutama terkait kebijakan tarif AS dan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed, mendorong arus modal ke pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.
Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.09 WIB, rupiah di pasar spot exchange menguat 8 poin atau 0,02 persen ke level Rp16.252 per dolar AS. Penguatan ini melanjutkan tren positif dari perdagangan sehari sebelumnya, Rabu (11/6/2025), saat rupiah ditutup menguat 15 poin ke Rp16.260.
🔎 Sentimen Global Dukung Mata Uang Emerging Markets
Penguatan rupiah terjadi setelah Presiden AS Donald Trump menyampaikan sinyal pelonggaran dalam negosiasi tarif perdagangan, yang diikuti oleh pernyataan Menteri Keuangan AS Scott Bessent soal kemungkinan kelonggaran bagi mitra dagang yang “beritikad baik”. Sinyal ini langsung mendorong pelemahan dolar AS di pasar global.
Dampaknya, indeks dolar AS terhadap sekeranjang mata uang dunia turun 0,25 poin menjadi 98,3, terendah sejak 22 April lalu. Dolar juga melemah terhadap sejumlah mata uang utama seperti euro, yen, dan franc Swiss.
Pergerakan Kurs – Kamis, 12 Juni 2025
| Mata Uang | Nilai Tukar terhadap USD | Perubahan |
|---|---|---|
| Rupiah (IDR) | Rp16.252 | +8 poin (+0,02%) |
| Euro (EUR) | \$1,1525 | +0,36% |
| Yen Jepang (JPY) | ¥143,98 | +0,43% |
| Franc Swiss (CHF) | 0,81725 | +0,34% |
| Indeks Dolar (DXY) | 98,3 | -0,25 poin |
Dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter The Fed dan sikap yang lebih lunak dari otoritas AS terkait perdagangan, rupiah berpeluang mempertahankan tren penguatan. Namun, pelaku pasar tetap disarankan untuk mewaspadai fluktuasi global serta dinamika geopolitik yang dapat memengaruhi arus modal jangka pendek. (Yan Kusuma / Mun)
-
NASIONAL16/07/2026 21:00 WIBAkhir Juli, Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Pajak JHT dan Outsourcing
-
EKBIS16/07/2026 20:00 WIBDari Aset Jiwasraya ke IPO COIN, Ekonom Pertanyakan Tata Kelola dan Transparansi Pemilik Manfaat
-
RIAU16/07/2026 18:35 WIBPemuda Kampar Diduga Tenggelam Usai Standing di Jembatan Rantau Berangin
-
EKBIS16/07/2026 23:35 WIBIndodax Langgar Aturan OJK dan Bappebti, Polri: Bisa di Pidana
-
OTOTEK16/07/2026 22:00 WIBGIIAS 2026 Jadi Arena Mobil Listrik Baru,
-
POLITIK16/07/2026 19:30 WIBKoruptor akan Jera Jika Dimiskinkan dan Diberi Hukuman Mati
-
JABODETABEK16/07/2026 20:30 WIBPramono Anung Cari Skema Non APBD untuk Bangun Kembali JPO Tendean
-
NASIONAL16/07/2026 20:30 WIBKPK Berwenang Ambil Alih Kasus Febrie, Saut: Tinggal Keberanian Pimpinan

















