EKBIS
Kualitas Beras di Gudang Bulog Ponorogo di Inspeksi Bapanas
AKTUALITAS.ID – Perawatan rutin di gudang Bulog terus dilakukan untuk menjaga mutu beras agar tidak mengalami penurunan mutu.
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi memastikan kualitas beras di Gudang Bulog Ponorogo, Jawa Timur dalam kondisi baik dan bebas dari kutu saat melakukan inspeksi mendadak di Gudang Ngrupit, Kecamatan Jenangan.
Dalam sidak tersebut, Arief menegaskan, seluruh beras yang akan disalurkan kepada masyarakat, baik melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) maupun bantuan pangan pemerintah, telah melalui pemeriksaan ketat.
“Hasil sidak menunjukkan kualitas beras di Ponorogo sangat baik. Tidak ada temuan kutu dan stok aman hingga tahun depan,” ujarnya, Kamis (9/10/2025).
Ia juga mengapresiasi dukungan TNI dan Polri dalam memperlancar distribusi beras SPHP di lapangan.
“Kami berterima kasih kepada TNI dan Polri yang ikut memastikan distribusi beras SPHP berjalan lancar, sehingga kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan baik,” katanya.
Sementara itu, Pimpinan Bulog Ponorogo Budiwan Santoso menyampaikan, pihaknya akan menyalurkan 3.800 ton beras bantuan pangan pemerintah untuk wilayah kerja Ponorogo pada periode Oktober-November 2025.
“Setiap keluarga penerima manfaat akan mendapatkan bantuan 10 kilogram beras per bulan,” ujarnya.
(Ari Wibowo/goeh)
-
NASIONAL19/05/2026 10:45 WIBPFI Pusat Desak Kemlu Selamatkan Wartawan Indonesia yang Ditahan Israel
-
NASIONAL19/05/2026 11:15 WIBJurnalis Indonesia Ditangkap Tentara Israel dalam Misi Gaza, KPP DEM Desak Presiden Bertindak Tegas
-
DUNIA19/05/2026 08:00 WIBMahkamah Agung Saudi Umumkan Idul Adha 27 Mei
-
DUNIA19/05/2026 12:00 WIBTrump Frustrasi Iran Ogah Manut Soal Damai
-
JABODETABEK19/05/2026 05:30 WIBBMKG Prediksi Jakarta Hujan Ringan Selasa 19 Mei
-
EKBIS19/05/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Tembus Rp2,789 Juta
-
NASIONAL19/05/2026 18:30 WIBBukan Lagi Fokus Jaga Pertahanan, TNI Kini Urus Jagung dan Kedelai
-
POLITIK19/05/2026 14:00 WIBPSI: DPR Harusnya Pindah Dulu ke IKN

















