JABODETABEK
Dugaan Pelecehan di SMKN 56 Jakarta, Belasan Siswi Jalani Visum
AKTUALITAS.ID – Polres Metro Jakarta Utara tengah menyelidiki kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan belasan siswi SMKN 56 Jakarta. Tindakan tersebut diduga dilakukan oleh seorang guru seni budaya berinisial H (40). Guna mendalami kasus ini, lebih dari 15 siswi telah menjalani visum di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
“Korban telah melapor, dan kami telah melakukan visum terhadap seluruh korban. Proses visum dilakukan hingga larut malam karena banyaknya korban, yakni sekitar 15 hingga 18 orang,” ujar Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (Kanit PPA) Polres Metro Jakarta Utara, AKP Girhat Sijabat, Rabu (9/10/2024).
Hasil visum ini, menurut Girhat, akan menjadi salah satu alat bukti penting dalam penyelidikan kasus. “Kami saat ini fokus pada pengumpulan bukti-bukti agar kasus ini dapat terungkap secara jelas,” tambahnya.
Kasus ini mencuat setelah 11 siswi SMKN 56 melaporkan adanya dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum guru tersebut kepada pihak sekolah. Kepala SMKN 56 Jakarta, Ngadina, menyatakan bahwa guru tersebut telah mengajar di sekolah tersebut selama lima tahun dengan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).
“Kami menerima laporan pada 3 Oktober lalu. Berdasarkan pengakuan para siswi, guru tersebut melakukan tindakan tak pantas dengan menyentuh tangan, bahu, dan paha para siswi di dalam ruang kelas seni budaya,” ujar Ngadina.
Pihak sekolah segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan melaporkannya ke Dinas Pendidikan DKI Jakarta melalui Suku Dinas Pendidikan. Guru berinisial H mengakui beberapa tindakannya, namun membantah sebagian besar tuduhan yang disampaikan oleh para korban.
Saat ini, kasus ini sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh kepolisian. Sementara itu, pihak sekolah dan Dinas Pendidikan diharapkan segera memberikan pendampingan dan perlindungan kepada para korban untuk memastikan mereka mendapat dukungan yang dibutuhkan.
Kasus ini menjadi sorotan masyarakat, dan banyak pihak yang mendesak agar pelaku segera diproses secara hukum serta sekolah memberikan perhatian khusus dalam melindungi para siswi dari kejadian serupa di masa depan. (KAISAR/RAFI)
-
JABODETABEK04/11/2026 05:30 WIBBMKG: Sebagian Besar Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Rabu
-
EKBIS04/11/2026 10:30 WIBRupiah Perkasa Lawan Dolar AS Jelang Pemilu Amerika
-
POLITIK04/11/2026 06:00 WIBHabiburokhman Ungkap Dugaan Polisi Minta Rp50 Juta ke Kader Gerindra
-
EKBIS04/11/2026 09:30 WIBIHSG Anjlok Hampir 1,5 Persen
-
NASIONAL04/11/2026 05:00 WIBIJTI Usulkan Udin Bernas Jadi Pahlawan Nasional, Mensos Siapkan Proses Pengusulan
-
NUSANTARA04/11/2026 08:30 WIBBandar Sabu di Morowali Pakai AI untuk Jalankan Bisnis Haram
-
Berita04/11/2026 10:00 WIBMenko Yusril Sebut Kasus Presiden Prabowo Belum Dijerat Makar
-
OASE04/11/2026 05:00 WIBLidah Tak Dijaga? Al-Qur’an Bongkar Hukuman Mengerikan bagi Penggunjing
















