JABODETABEK
Polda Metro Jaya Bongkar Bongkar Pabrik Tembakau Sintetis di Depok
AKTUALITAS.ID – Kepolisian Polda Metro Jaya berhasil membongkar jaringan peredaran narkoba jenis tembakau sintetis yang beroperasi di sebuah rumah di Depok, Jawa Barat. Dua pelaku, berinisial MR dan EI, berhasil ditangkap dalam penggerebekan yang dilakukan pada Kamis (6/3/2025) di Perumahan Sukatani Permai, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok.
Menurut Kanit 5 Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKP Rian Fauzi, rumah yang disulap menjadi pabrik narkoba ini dijadikan tempat peracikan tembakau sintetis. MR berperan sebagai peracik, sedangkan EI bertugas menjual produk ilegal tersebut.
“Setelah mendapatkan informasi mengenai aktivitas narkoba di lokasi, penyidik melakukan penggeledahan dan menemukan tembakau sintetis di kamar MR,” ujar AKP Rian Fauzi dalam keterangannya, Jumat (7/3/2025).
Dari penggeledahan tersebut, polisi berhasil menyita 722,52 gram tembakau sintetis dan 99,87 gram bibit yang diduga merupakan bahan baku tembakau sintetis. Selain itu, polisi juga terus melakukan pengembangan untuk mengejar DPO yang dikenal dengan nama MR X, serta mengungkap jaringan peredaran narkoba yang lebih luas.
“Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menangkap MR X dan mengungkap lebih banyak jaringan narkoba yang terlibat,” kata Fauzi menutup. (Mun/Ari Wibowo)
-
NASIONAL17/05/2026 18:00 WIBPemerintah Resmi Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026
-
RAGAM17/05/2026 09:30 WIBGunung Ciremai Ternyata Simpan Sesar Aktif Purba
-
RAGAM17/05/2026 19:00 WIBUntuk Keseimbangan Hormon Perempuan, Berikut Makanan yang Disarankan
-
DUNIA17/05/2026 12:00 WIBPemimpin Militer Hamas di Gaza Dikabarkan Tewas Diserang Israel
-
NUSANTARA17/05/2026 17:30 WIBKarnaval Budaya FBIM Hadirkan Harmoni yang Selalu Dinantikan
-
NUSANTARA17/05/2026 12:30 WIBTragis! Anggota TNI Tewas Ditembak Rekan Sendiri di Kafe Palembang
-
NASIONAL17/05/2026 13:00 WIBPrabowo Tegaskan Bung Karno Bukan Milik Satu Partai
-
DUNIA17/05/2026 18:30 WIB45 Pelajar di Nigeria Diculik Kelompok Kriminal Bersenjata

















