Connect with us

JABODETABEK

BMKG Bunyikan Alarm Cuaca Ekstrem di Jabodetabek

Aktualitas.id -

Ilustrasi foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jabodetabek pada Selasa, (31/3/2026). Dalam peringatan tersebut, sejumlah wilayah berstatus Waspada hujan lebat, sementara Kabupaten Bogor ditetapkan dalam status Siaga hujan lebat hingga sangat lebat.

BMKG menjelaskan, status Waspada menunjukkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat menyebabkan genangan, luapan air sungai, serta risiko longsor di beberapa titik. Kondisi ini diperkirakan dapat mengganggu aktivitas masyarakat, terutama di wilayah perkotaan dengan sistem drainase terbatas.

Sementara itu, status Siaga menandakan potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang berisiko memicu bencana hidrometeorologi lebih serius, seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor. Dampaknya dapat meluas hingga mengganggu layanan publik dan infrastruktur.

“Update peringatan dini cuaca Jabodetabek berlaku untuk (31/3/2026),” tulis BMKG melalui akun resmi media sosialnya.

Wilayah yang masuk kategori Waspada hujan sedang hingga lebat meliputi:

Kota Tangerang Selatan

Kabupaten Tangerang

Jakarta Pusat

Jakarta Barat

Jakarta Selatan

Kepulauan Seribu

Kota Bogor

Kota Depok

Sedangkan wilayah dengan status Siaga hujan lebat hingga sangat lebat adalah:

Kabupaten Bogor

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana yang dapat terjadi akibat cuaca ekstrem ini. Warga yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor diminta untuk memantau kondisi lingkungan secara berkala serta mengikuti informasi resmi dari BMKG dan instansi terkait.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk mengantisipasi gangguan aktivitas harian, termasuk perjalanan, pekerjaan, dan kegiatan luar ruangan, seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayah Jabodetabek.

Dengan kondisi cuaca yang berpotensi memburuk, kesiapsiagaan menjadi kunci untuk meminimalkan risiko dan dampak yang ditimbulkan. (Kusuma/Mun)

TRENDING