Connect with us

JABODETABEK

Jakarta Siaga Hujan Lebat Hingga 21 April

Aktualitas.id -

Ilustrasi foto: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Warga DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan tingkat tinggi. Pasalnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, merujuk pada data prakiraan cuaca dari BMKG, mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang diprediksi akan terus mengguyur wilayah Ibu Kota hingga 21 April 2026.

Peringatan ini diumumkan secara resmi oleh BPBD DKI Jakarta melalui akun Instagram @bpbddkijakarta.

“Periode: 17-21 April 2026. Peringatan dini hujan dengan intensitas sedang – lebat di wilayah DKI Jakarta dan Kep. Seribu. Sumber: BMKG,” tulis keterangan resmi BPBD DKI Jakarta.

Langkah Siaga Darurat Cuaca Ekstrem

Menghadapi potensi cuaca ekstrem yang rawan memicu genangan air hingga banjir bandang, pemerintah mengimbau masyarakat untuk melakukan langkah-langkah mitigasi mandiri. Berikut panduan kesiapsiagaan dari BPBD:

Pantau Tinggi Muka Air secara real-time melalui situs bpbd.jakarta.go.id/waterlevel.

Unduh Buku Panduan Kesiapsiagaan di tiny.cc/bukusakusiagabanjir.

Segera laporkan potensi genangan atau banjir di lingkungan sekitar Anda melalui aplikasi JAKI.

Perbarui informasi titik banjir melalui pantaubanjir.jakarta.go.id.

Dalam kondisi gawat darurat, segera hubungi call center bebas pulsa di nomor 112.

10 “Senjata” Wajib di Tas Selama Musim Hujan

Bagi Anda yang beraktivitas di luar ruangan atau menggunakan transportasi umum, BPBD menyarankan untuk selalu membawa daftar barang penting berikut di dalam tas agar aktivitas tidak terhambat:

Payung lipat

Jas hujan

Sandal jepit (untuk mengganti sepatu saat banjir)

Jaket anti-angin

Pelindung tas anti-air (cover bag)

Tas anti-air (dry bag) untuk alat elektronik

Sarung sepatu tahan air

Pakaian ganti cadangan

Tisu (kering dan basah)

Handuk kecil

    Tips Aman Berkendara Tembus Hujan Badai

    Kondisi jalanan yang licin dan jarak pandang yang terbatas akibat hujan lebat menuntut kewaspadaan ekstra dari para pengendara. Berikut tips aman berkendara dari pihak kepolisian dan dinas perhubungan:

    Bagi Pengendara Sepeda Motor:

    Gunakan helm berkaca bening: Hindari kaca gelap (dark visor) agar pandangan tetap jelas meski cuaca mendung atau malam hari.

    Pakai jas hujan berwarna cerah: Membantu pengendara lain melihat keberadaan Anda di tengah hujan lebat.

    Alas kaki berbahan karet: Gunakan sepatu atau sandal berbahan karet agar tapak tidak mudah tergelincir di pedal motor.

    Waspada lubang terselubung: Hindari genangan air yang bisa saja menutupi jalan berlubang.

    Jangan memaksakan diri: Jika hujan dirasa terlalu lebat, segera berteduh di tempat yang aman.

    Aturan berteduh: Dilarang keras berteduh di bawah pohon rindang (rawan tumbang) atau di bawah flyover/underpass (menyebabkan kemacetan panjang).

    Bagi Pengendara Mobil/Roda Empat:

    Gunakan lajur kiri: Tetap berada di lajur kiri atau tengah, gunakan lajur kanan hanya untuk mendahului.

    Jaga kecepatan ideal: Jangan melaju terlalu lambat (di bawah 60 km/jam) atau terlalu kencang (melebihi 80 km/jam) di jalan tol untuk menghindari aquaplaning.

    Nyalakan lampu kecil/utama: Jangan gunakan lampu hazard saat hujan, cukup gunakan lampu utama agar keberadaan mobil terlihat.

    Hindari bahu jalan: Bahu jalan rawan genangan air yang lebih dalam dan diperuntukkan hanya bagi kondisi darurat.

    Fokus pada rambu peringatan: Perhatikan rambu sementara jika ada perbaikan di ruas jalan tol.

    Selalu utamakan keselamatan diri dan keluarga. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum digunakan menembus cuaca ekstrem di Jakarta! (Irawan/Mun)

    TRENDING