JABODETABEK
Bara Api Tak Kunjung Padam di Gudang Plastik Cengkareng
AKTUALITAS.ID – Kebakaran hebat yang melanda pabrik plastik di kawasan Cengkareng belum juga berhasil dipadamkan sepenuhnya. Memasuki hari keempat, bara api masih terus menyala di antara tumpukan material mudah terbakar, memaksa petugas damkar berjibaku siang malam melakukan pendinginan di lokasi.
Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta masih melakukan operasi lanjutan untuk menangani kebakaran pabrik plastik dan gudang di Jalan Peternakan Raya, Gang Semut, RT 06 RW 04, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.
“Pendinginan hari ini masih operasi lanjutan,” ujar petugas Command Center Gulkarmat Jakarta, Jumat (22/5/2026).
Kebakaran mulai terjadi sejak Senin (18/5/2026) sekitar pukul 14.31 WIB dan hingga kini masih menyisakan bara api di dalam bangunan.
Meski kobaran besar telah berhasil dijinakkan, proses pendinginan berlangsung sangat lama karena material plastik dan kardus di dalam gudang sangat mudah terbakar dan sulit dipadamkan total.
Petugas terus menyemprotkan air ke material di dalam bangunan sambil mengurai sisa-sisa tumpukan yang masih berpotensi memicu api kembali menyala.
“Kendalanya, area yang terbakar luas dan termasuk bahan bakarnya sulit untuk bisa langsung padam,” kata petugas.
Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 1.000 meter persegi.
Pada hari keempat penanganan, sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dan 20 personel masih disiagakan di lokasi.
Dalam proses pemadaman sebelumnya, damkar bahkan sempat mengerahkan robot khusus untuk menyisir bagian dalam bangunan yang dinilai berbahaya akibat potensi gas beracun serta risiko runtuhan.
Berdasarkan keterangan petugas, kebakaran bermula saat karyawan melihat api membesar di gudang penyimpanan kardus dan plastik.
Para pekerja sempat mencoba memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) sebelum akhirnya sekuriti menghubungi petugas damkar.
Insiden tersebut juga menyebabkan tiga orang mengalami luka-luka, terdiri dari dua petugas pemadam kebakaran dan satu warga.
Seluruh korban disebut telah mendapatkan penanganan medis.
Asap tebal dan bara api yang masih tersisa membuat area pabrik hingga kini belum sepenuhnya dinyatakan aman. (Kusuma/Mun)
-
NASIONAL22/05/2026 14:00 WIBDenny JA: Jika Berhasil, Prabowo akan Dikenang sebagai Bapak Kemandirian Bangsa
-
RIAU23/05/2026 00:15 WIBPolsek Bengkalis Pantau Jagung Ketam Putih, Dukung Swasembada Pangan
-
NUSANTARA22/05/2026 10:00 WIBSeleksi Koperasi Desa Merah Putih Membludak, 12.491 Peserta Ikuti Tes Mental Ideologi
-
PAPUA TENGAH22/05/2026 15:00 WIBMimika Jadi yang Tertinggi di Papua Tengah, Disdukcapil Kebut Pemutakhiran Database OAP
-
JABODETABEK22/05/2026 16:00 WIBKecelakaan KA Argo Bromo dan Commuter Line, Sopir Taksi Green SM Jadi Tersangka
-
PAPUA TENGAH22/05/2026 13:00 WIBDinkes Mimika Dorong Pencegahan Stunting Lewat Kolaborasi Tokoh Masyarakat
-
NASIONAL22/05/2026 17:00 WIBPengamat Sebut Pembatasan Masa Jabatan Kapolri Berbahaya
-
JABODETABEK22/05/2026 17:30 WIBPolisi Ungkap Titik Rawan Begal, Ini lokasinya

















