NASIONAL
Komnas HAM Desak Malaysia Selidiki Penembakan Terhadap 5 WNI oleh Aparat Maritim
AKTUALITAS.ID – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Indonesia mengambil langkah proaktif untuk menyelidiki kasus penembakan lima Warga Negara Indonesia (WNI) oleh aparat Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM).
Dalam konferensi pers pada Minggu (2/2/2025), Komisioner Komnas HAM, Anis Hidayah, mengonfirmasi bahwa pihaknya sedang melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut.
“Kami tengah melakukan penyelidikan,” ungkap Anis kepada wartawan, sembari menambahkan bahwa mereka masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak yang terkait.
Komnas HAM juga telah menjalin kerja sama dengan Komisi Hak Asasi Manusia Malaysia, Suhakam, dan mendorong lembaga tersebut untuk melakukan penyelidikan independen terhadap kasus ini.
“Kami mendorong Suhakam untuk melakukan penyelidikan. Kami akan koordinasikan dengan Suhakam,” jelasnya.
Kasus ini sebelumnya juga disinggung oleh Presiden Indonesia Prabowo Subianto dalam pertemuannya dengan Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim.
Prabowo menyebutkan bahwa mereka telah membahas kasus penembakan WNI secara garis besar, meskipun detail lebih lanjut tidak diungkapkan.
“Itu secara garis besar kita bicarakan,” kata Prabowo di The Tribrata, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis (30/1/2025).
Presiden Prabowo mengingatkan pentingnya melakukan investigasi terhadap insiden tersebut dan menekankan kepada para pekerja migran Indonesia untuk tidak terlibat dalam kegiatan ilegal, yang bisa membuat mereka berisiko. “Ya itu sedang kita tentunya berharap ada investigasi, ya kan,” katanya.
Penembakan WNI oleh aparat maritim Malaysia ini menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat dan pemerintah Indonesia, dan menjadi fokus perhatian dalam upaya perlindungan hak asasi manusia bagi para migran Indonesia di luar negeri. Komnas HAM bertekad untuk memastikan bahwa kasus ini ditangani dengan serius dan transparan. (Yoke Firmansyah )
-
OPINI25/05/2026 17:29 WIBSengkon dan Karta Jadi Pengingat Bagi Para Penegak Hukum
-
NASIONAL25/05/2026 15:31 WIBNamanya Kerap Disebut di Kasus Korupsi, Jokowi Belum Pernah Diperiksa Penegak Hukum
-
NUSANTARA25/05/2026 14:30 WIBBromo Lockdown Wisata 4 Hari untuk Ritual Yadnya Kasada
-
NASIONAL25/05/2026 19:15 WIBKemnaker Bentuk Tim Khusus Tangani Konflik Buruh PT Epson
-
PAPUA TENGAH25/05/2026 17:00 WIBRawan Pemerkosaan, Polisi Larang Warga Masuk Kawasan Kali Wania Mimika
-
EKBIS25/05/2026 22:00 WIBPembangunan PLTA Batoq Kelo Berkapasitas 300 MW Resmi Dimulai
-
POLITIK25/05/2026 18:30 WIBJokowi Keliling Indonesia, Pengamat: Cek Ombak Politik dan Pulihkan Citra
-
POLITIK25/05/2026 17:16 WIBKhawatir Elektabilitas Gibran di 2029, Ini Alasan Jokowi Ingin Keliling Indonesia

















