NASIONAL
Sekjen dan Irjen Baru Kementerian ESDM Resmi Dilantik
AKTUALITAS.ID – Inspektur Jenderal (Irjen) dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian ESDM diminta untuk terus berkolaborasi kuat dengan Direktorat Jenderal Penegakan Hukum untuk mengatasi persoalan tambang.
Hal tesebut disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat melantik Sekretaris Jenderal (Sekjen), Staf Ahli, dan Inspektur Jenderal (Irjen) di Kementerian ESDM, serta Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional (DEN).
Dalam pelantikan tersebut, posisi Sekjen Kementerian ESDM diisi oleh Ahmad Erani Yustika menggantikan Dadan Kusdiana yang turut dilantik menjadi Sekjen DEN.
Selanjutnya, Irjen Kementerian ESDM diisi oleh Irjen Pol Yurdhiawan menggantikan Letjen TNI (Mar) (Purn) Bambang Suswantono, serta melantik Jisman P Hutajulu menjadi Staf Ahli Bidang Perencanaan Strategis.
Disampaikan Bahlil penggantian pimpinan tinggi madya di kementerian yang dipimpinnya tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas kerja.
”Kita harus mentargetkan apa yang menjadi key performance index kita di Kementerian ESDM,” ucap Bahlil, dalam sambutannya diacara pelantikan, di Jakarta, Rabu (17/9/2025).
Untuk sekjen baru, Bahlil berpesan agar segera melakukan koordinasi terkait target lifting migas, dan mengakselerasi hilirisasi.
Selanjutnya, untuk Sekjen DEN, Bahlil berpesan agar memperkuat upaya transisi energi, serta memperkuat kolaborasi dengan Kementerian ESDM, khususnya dalam pengembangan nuklir.
(Yan Kusuma/goeh)
-
NUSANTARA16/08/2026 19:00 WIBKorban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 51
-
DUNIA16/08/2026 18:00 WIBChina Mulai Tekan AS di Pasar Chip Memori
-
NASIONAL17/08/2026 06:00 WIBIstana Minta Kantor Buka Opsi WFH 18 Agustus
-
POLITIK16/08/2026 16:00 WIBGolkar Full Dukung 8 Prioritas Prabowo
-
DUNIA16/08/2026 21:00 WIBAS Siapkan Operasi Militer di Kolombia
-
NASIONAL16/08/2026 14:00 WIBJaringan Pemuda di Balik Percepatan Proklamasi
-
NUSANTARA16/08/2026 22:00 WIBNekat Bakar Rumah Gegara Kalah Judol
-
RAGAM16/08/2026 23:00 WIBNASA: Bulan Tak Lagi Sedekat Dulu dengan Bumi

















