NASIONAL
Kopber Indonesia Pertanyakan Motif Narasi Tempo soal Isu Beras
AKTUALITAS.ID – Ketua Koalisi Petani Bersatu (Kopber Indonesia), Dedi Santoso menduga narasi laporan Tempo berjudul “Poles-Poles Beras Busuk” memiliki muatan kepentingan tertentu, terutama terkait peluang proyek pekerjaan atau kerja sama media di Kementerian Pertanian (Kementan).
Dedi menilai, dugaan tersebut muncul karena Tempo terus-menerus menyudutkan sektor pertanian dan menjadikan isu pertanian sebagai rujakan utama dalam pemberitaan redaksional mereka.
Padahal, menurutnya, proses kerja sama media di Kementan saat ini tengah direformasi besar-besaran melalui penataan tata kelola informasi publik yang lebih transfaran, efisien dan berorientasi pada kebermanfaatan program pertanian.
“Dugaan itu menguat karena saat menteri sebelum Amran, Tempo banyak menulis berita positif. Tapi setelah proyek dihentikan, langsung menyerang Mentan,” katanya kepada wartawan, Selasa (18/11/2025).
Selain itu, Dedi menilai narasi pembungkaman pers yang kerap diangkat Tempo tidak memiliki dasar kuat. Hal ini diperkuat oleh putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang yang sebelumnya mengabulkan eksepsi Tempo atas gugatan Menteri Pertanian.
“Putusan tersebut sekaligus menegaskan bahwa tidak ada kebebasan pers yang dikebiri, apalagi dibungkam, seperti yang dinarasikan dalam pemberitaan tersebut,”ungkapnya.
Untuk itu, Dedi berharap seluruh pihak, termasuk media, dapat tetap mengedepankan profesionalitas jurnalistik dan kepentingan publik, bukan orientasi proyek ataupun kepentingan kelompok tertentu.
“Media merupakan mitra strategis petani dan pemerintah dalam mendorong kemajuan sektor pertanian, jangan memiliki muatan tertentu atau kepentingan tertentu,” jelasnya.
-
EKBIS03/11/2026 09:30 WIBSempat Terbang, IHSG Tiba-tiba Terjun Bebas Lewati 5.050
-
NASIONAL03/11/2026 10:00 WIBMenteri LH Bongkar Dalang Politik di Balik Kebakaran Hutan
-
POLITIK03/11/2026 11:00 WIBDemokrat Ultimatum Pemerintah Jangan Lelet Urus KPU
-
EKBIS03/11/2026 10:30 WIBEfek Boikot Membara! Saham RANS Hancur Lebur Kian Jauh di Bawah IPO
-
JABODETABEK03/11/2026 13:30 WIBPria Bawa Uang Palsu Rp20 Juta Diciduk Polisi
-
DUNIA03/11/2026 18:00 WIBBayi 2 Bulan Tewas dalam Ledakan Bom Truk Kolombia
-
EKBIS03/11/2026 11:33 WIBRupiah Dipermainkan Dolar
-
DUNIA03/11/2026 08:00 WIBTrump Sesumbar Militer AS Tinggal Eksekusi Iran
















